Masalah yang Kami Selesaikan: Ketiadaan Standar/Benchmark Bagus Tidaknya Perusahaan
Lembaga Riset Veritas
Kesulitanmu: Sebagai bankir/analis kredit atau analis investasi/equity researcher, kamu kesulitan untuk menilai suatu perusahaan.
Cara untuk menilai perusahaan adalah dengan membandingkan dengan perusahaan sejenis.
Oleh karena itu Lembaga Riset Veritas membuat STARKO (Standar Rasio Korporasi). Apa yang bisa STARKO lakukan untuk kamu? Membandingkan perusahaanmu dengan 153.643 data poin teraudit yang mirip 100% dengan perusahaanmu.
Hasilnya? Kamu mengubah laporan/proposalmu dari “tebakan” menjadi “kepastian” yang solid dan tak terbantahkan oleh komite.
Kenapa kamu pakai STARKO? Harga terjangkau Rp 28.000/bulan dan menyelamatkan muka.
Kamu perlu data, karena kamu perlu menyelamatkan mukamu. Dari apa? Dari persepsi bahwa kamu tak rasional dan tak tahu fakta.
STARKO: Dapatkan Standar Rasio Paling Otoritatif dan Satu Satunya di Indonesia
Lembaga Riset VeritasCari Data Benchmark Kinerja Keuangan Perusahaan di Indonesia Periode 2021 – 2025
Profil Lembaga Riset
Veritas
Lembaga Riset Veritas berkedudukan di kota Bandung, didirikan untuk mengatasi jurang pemisah fundamental dalam analisis bisnis di Indonesia: ketiadaan tolok ukur (benchmark) industri yang kredibel, terperinci, dan berbasis data terverifikasi.
Nama “Veritas,” yang berarti Kebenaran atau Kenyataan (dalam bahasa Latin), menegaskan misi utama lembaga ini: menyediakan truth-set data yang dapat diandalkan untuk pengambilan keputusan strategis.
Berbeda dengan lembaga riset umum yang berfokus pada survei politik atau konsumen, Lembaga Riset Veritas memosisikan diri sebagai Otoritas Data Keuangan Sektoral dan Analisis Risiko Korporat di Indonesia. Lembaga ini bukan hanya penghimpun data, tetapi arsitek metodologi yang mengolah raw data menjadi strategic insight.
1. Filosofi dan Visi Lembaga: “Mengganti Opini dengan Angka”
Veritas lahir dari keyakinan bahwa keputusan investasi dan kredit senilai triliunan Rupiah tidak boleh didasarkan pada analisis horizontal (tren perusahaan tunggal) atau opini subjektif, melainkan harus dikontekstualisasikan terhadap performa industri yang sebenarnya.
- Visi: Menjadi sumber data komparatif strategis yang paling otoritatif dan terpercaya bagi sektor keuangan dan korporasi di Indonesia.
- Misi: Mengkurasi, memvalidasi, dan menyediakan data benchmark keuangan/operasional dengan metodologi statistik kelas dunia, sehingga klien dapat mengukur kinerja secara objektif dan akurat.
- Nilai Inti: Veritas (Kebenaran), Granularitas, dan Objektivitas.
2. Produk Unggulan: STARKO
Lembaga Riset Veritas mewujudkan visinya melalui dua produk utama yang saling melengkapi:
A. STARKO (Standar Rasio Korporasi) — Aset Data Strategis
STARKO adalah inti dari otoritas Veritas. Ini adalah basis data benchmark yang dijual sebagai Data-as-a-Service (DaaS).
- Definisi: STARKO adalah tolok ukur performa bisnis sektor riil berdasarkan data publik audited dari ribuan perusahaan Indonesia sejak tahun 2021.
- Kekuatan Metodologi:
- Basis Data Kredibel: Data mentah dikumpulkan dari laporan keuangan terverifikasi, memberikan legitimasi yang jauh lebih tinggi daripada data survei.
- Metode Median-Based: Rasio agregat dihitung menggunakan Median (bukan Rata-Rata) untuk menghilangkan distorsi outlier dan memastikan benchmark yang disajikan benar-benar mencerminkan kinerja perusahaan yang wajar di sektor tersebut.
- Struktur Multi-Level Granular: Data disajikan dalam 4 level hirarki yang sangat rinci (Nasional, Sektor, Subsektor dan Subsubsektor). Ini adalah solusi untuk masalah klasik analisis yang membandingkan perusahaan “apel dengan jeruk.”
Dampak dan Posisi di Industri
Lembaga Riset Veritas dan produknya secara efektif mengisi kekosongan strategis di ekosistem keuangan Indonesia:
- Mengangkat Standar Analisis: Mendorong industri keuangan untuk beralih dari analisis yang subjektif menjadi analisis yang komparatif dan objektif.
- Mendukung Financial Inclusion: Memberikan akses data benchmark kualitas tinggi—yang dulunya hanya terjangkau oleh segelintir konglomerat—kepada lebih banyak institusi yang membutuhkan due diligence yang kredibel.
- Menciptakan Kategori Baru: Menjadi pelopor dalam Data-Analytics-as-a-Service (DAaaS) di Indonesia dengan value proposition kecepatan yang tak tertandingi.
Secara keseluruhan, Lembaga Riset Veritas bukanlah lembaga riset biasa; ia adalah Lembaga Inovasi Keuangan Berbasis Data yang dibangun di atas keahlian bertahun-tahun dan diwujudkan melalui produk disruptif, IRIS dan EvaluAI.
Pengalaman Lembaga Riset Veritas dalam menggunakan data sebagai alat pembuat keputusan strategis tidak hanya dalam bisnis. Pada tahun 2018-2019, Veritas memberikan jasa konsultasi pada sebuah partai politik untuk memenangkan tambahan 3 juta pemilih dalam pemilihan umum nasional. Dalam 3 pemilihan sebelumnya, partai ini terjebak di sekitar 8 juta pemilih (8,3 juta pada 2004, 8,2 juta pada 2009, dan 8,4 juta pada 2014). Veritas membantu merumuskan strategi dan menyampaikan pesan yang resonan kepada ratusan juta pikiran dan hati, dan berhasil mendapatkan 11 juta pemilih—sebuah pencapaian luar biasa untuk pemilihan ini dan tonggak sejarah bagi partai politik underdog ini. Veritas juga menggunakan data yang luas untuk memahami perilaku pemilih dan kemudian menggunakan wawasan itu untuk menyusun kampanye politik berbasis bukti.
Profil Pimpinan Lembaga Riset
Veritas

Chandra Natadipurba adalah direktur Lembaga Riset Veritas. Ia memiliki pengalaman 13 tahun di bidang keuangan (kredit, perbankan, dan investasi pasar modal). 5 tahun di bidang kebijakan ekonomi politik. 9 tahun pengalaman di dunia riset (analisis kebijakan, kampanye politik, dan evaluasi peluang investasi).
Perjalanan profesionalnya ditandai dengan komitmen terhadap pengambilan keputusan berbasis bukti, kecakapan dalam berpikir probabilistik, dan pendekatan yang cermat untuk menghindari kesalahan logika, memastikan analisis yang akurat dan penuh wawasan.
Ia senang dapat membantu cabang di Bank Muamalat tempatnya berkerja dahulu untuk mencapai break even point sesegera mungkin, membalikkan kerugian menjadi keuntungan sebuah perusahaan tambang dalam satu tahun fiskal dan terlibat dalam kampanye politik seru yang berhasil menambah 3 juta suara dalam satu pemilu nasional yang membawa tradisi baru untuk “bertarung gagasan” dan bukan “bertarung uang”.
Ia lulusan terbaik dari Fakultas Ekonomi Universita Padjadjaran Bandung. Juga lulusan terbaik program Officer Development Program Bank Muamalat Indonesia.
Mengapa Chandra membangun STARKO?
Sebagai mantan bankir senior dan ekonom dengan pengalaman 20 tahun di industri keuangan Indonesia, ia memulai kariernya dari analis kredit, menangani ribuan laporan keuangan, sebelum naik menjadi pengambil keputusan strategis di level manajemen dan bisnis korporasi.
Selama bertahun-tahun, ia melihat sendiri betapa:
- Analis keuangan menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk menyusun rasio,
- Bankir dan pemilik bisnis kesulitan membandingkan kinerja dengan industri,
- Dan tidak ada satu pun alat lokal yang bisa menjawab pertanyaan:
“Apakah perusahaan ini di atas atau di bawah benchmark sektornya?”
Maka ia merancang STARKO sebagai solusi.
Pengutipan (Sitasi) dari Artikel atau Data yang diproduksi oleh
Veritas
Cara melakukan pengutipan atau sitasi atas informasi yang ada di webiste ini adalah sbb:
1. Untuk kutipan di dalam makalah akademik atau proposal bisnis/kredit
1.1. Untuk data yang disebutkan dalam STARKO (Standar Rasio Korporasi)
1.1.1. Untuk pengutipan dalam body text
Contoh:
… sementara pada tahun 2022, industri batubara mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 98,2% (Natadipurba, 2024) sedangkan industri ini…
dan di daftar pustaka dapat disebutkan
Natadipurba, Chandra (2024). Standar Rasio Korporasi. Bandung: Lembaga Riset Veritas, diakses pada 11 Januari 2025 di https://bonaveritas.com/
1.1.2. Untuk pengutipan dalam catatan kaki
Natadipurba, Chandra (2024). Standar Rasio Korporasi. Bandung: Lembaga Riset Veritas, diakses pada 11 Januari 2025 di https://bonaveritas.com/
1.2. Untuk mengutip artikel atau tulisan yang ada dalam webiste ini adalah sbb:
1.2.1. Untuk pengutipan dalam body text
Contoh:
… Rasio yang lebih besar dari 1 menandakan bahwa perusahaan memiliki aset lancar yang cukup untuk menutupi kewajiban lancarnya, yang dianggap sebagai tanda kesehatan keuangan yang baik (Natadipurba, 2024)…
dan di daftar pustaka dapat disebutkan
Natadipurba, Chandra (2024). Memahami working capital ratio dalam analisis bisnis perusahaan. Bandung: Lembaga Riset Veritas, diakses pada 11 Januari 2025 di https://bonaveritas.com/working-capital-ratio/
2. Untuk menautkan (link) dari webiste Anda ke website ini
2.1. Untuk data STARKO, berikan tautan kepada: https://bonaveritas.com/
2.2. Untuk tautan ke artikel, berikan tautan langsung ke alamat artikel yang sedang Anda rujuk, misalnya https://bonaveritas.com/