Cerita di balik AURUM oleh Bonaveritas
Chandra NatadipurbaAURUM (Artikel-Artikel Unggul Premium) oleh Veritas.
AURUM sebagai direktori pengetahuan Veritas seperti ini sangat jarang ada di Indonesia.
Kenapa? Sederhananya, karena perlu waktu lebih dari 10 tahun untuk menyiapkan bahan atau isi dari AURUM sebagai database pengetahuan Veritas ini.
Membangunnya webnya kurang lebih dua setengah tahun, tapi isinya yang butuh waktu sangat lama menyiapkannya. Saya telah menghabiskan sekitar 11-12 tahun membaca buku-buku yang kutipannya saya bagikan di sini. Buku-buku itu adalah sebagian dari sekitar 3100 buku yang ada di perpustakaan saya. Di antaranya bahkan menjadi bahan beberapa tulisan orisinal saya di web ini. Setiap buku saya baca dengan seksama, mencatat poin-poin penting, dan merenungkannya.
Waktu yang saya habiskan mungkin lebih dari 20 ribu jam, dan semua buku yang saya kutip di sini adalah yang sudah saya baca sampai selesai, dari awal hingga akhir. Saya tidak menyertakan buku yang hanya saya baca sekilas.
Meskipun pengalaman ini unik bagi saya, saya yakin ada orang lain yang memiliki kecintaan yang sama terhadap membaca. Mungkin jumlahnya tidak banyak, namun saya menghargai setiap upaya yang dilakukan oleh siapapun yang memiliki dedikasi serupa.
Proses ini memang memerlukan waktu dan kesabaran. Dari membaca, menandai poin penting, menuliskannya ulang, hingga mengarsipkannya dengan rapi di komputer, semuanya butuh komitmen. Saya hanya bisa berbagi pengalaman saya, dan jika ada yang ingin mengikuti jejak ini, saya yakin mereka juga akan menjalani perjalanan panjang yang serupa.
Jika Anda tertarik untuk mencoba, saya menyemangati Anda. Semua ini membutuhkan waktu dan dedikasi, dan hasil akhirnya bisa sangat memuaskan.
Atau ada pilihan lain yang lebih mudah. Anda tinggal membaca web ini secara cuma-cuma, menginvestasikan waktu untuk berpikir dan tercerahkan, dan tinggal menikmati kutipan-kutipan buku yang sudah saya kumpulkan bertahun-tahun itu, jika ternyata kebetulan kita memiliki minat serupa.
Salam hangat,
Chandra Natadipurba
Selayang Pandang AURUM oleh Bonaveritas
Chandra NatadipurbaPengetahuan yang Luas dan Mendalam untuk Anda yang Sibuk
Semua kategori dan artikel yang Anda butuhkan kini tersedia dalam satu tempat yang mudah dijelajahi, AURUM sebagai direktori pengetahuan Veritas .
Dari topik paling umum hingga informasi yang lebih mendalam, kami menyajikan direktori lengkap untuk memenuhi kebutuhan Anda.
Mulailah eksplorasi sekarang dan temukan jawaban serta wawasan baru yang akan memperkaya pengetahuan Anda. Akses informasi terkini dengan cepat, mudah, dan tepat di ujung jari Anda!
– Belajar analisis keuangan belum pernah semudah ini. Jadilah detektif dalam menganalisa laporan keuangan sampai mahir di sini.
– Pelajari skill problem solving yang dicari 330,000 manajer di seluruh dunia di sini.
– Temukan ringkasan dan wawasan menarik dari 37 buku bertema bisnis, karir dan investasi di sini, mulai dari karya Peter Thiel pendiri Paypal sampai dengan nasehat bijak dari Warren Buffett.
– Baca buku digital yang membahas 25 Isu Strategis Bangsa dalam bidang ekonomi dan politik di sini. Buku ini membahas cara mengurangi kemiskinan dan pengangguran, dampak dari perluasan lahan kelapa sawit, sampai terobosan pada tema hukum dan pendidikan. Buku ini adalah karya original dari Direktur Lembaga Riset Veritas.
– Resapi kebijaksanaan politik yang asyik dari 42 buku yang membahas Perekonomian Indonesia dari zaman kolonial sampai temuan kontemporer Bank Dunia. Artikel di sini juga mengumpulkan kebijaksanaan instan dari buku Mengapa Negara Gagal sampai karya klasik Hayek tentang kebebasan ekonomi dan kemakmuran.
– Pelajari tip praktis berbusana yang ciamik dan menarik di sini dan juga cara presentasi serta menulis memo bisnis yang memukau di sini.
– Apa yang menjadi karakter pebisnis yang jujur dan akan membayar kewajibannya tepat waktu? Temukan di sini.
– Latih berpikir kritis di modul ini, 25 artikel yang disusun setahap demi tahap, sedepa demi sedepa untuk melatih pemikiran kritis Anda. Mulai dari sederhana sampai yang paling subtil dan kompleks!
Direktori Pengetahuan Lembaga Riset Veritas
Chandra NatadipurbaDaftar Lengkap Isi dari AURUM
Berikut ini adalah AURUM sebagai direktori pengetahuan Veritas yang akan membantu Anda memahami pemikiran dan data secara lengkap dan mendalam, yang terbagi dalam 3 tema besar:
(1) MENINGKATKAN KARIR ANDA DI KANTOR. Secara individu, AURUM sebagai database pengetahuan Veritas ini menjawab bagaimana meningkatkan karir pribadi Anda di kantor
(2) ILMU MANAJEMEN DAN BISNIS. Secara organisasi dan perusahaan, AURUM sebagai database pengetahuan Veritas ini menjawab bagaimana meningkatkan kemajuan organisasi dan perusahaan Anda dari waktu ke waktu
(3) ILMU POLITIK DAN KENEGARAAN. Secara komunitas dan kenegaraan, AURUM sebagai database pengetahuan Veritas ini menjawab bagaimana Anda dapat memahami isu-isu ekonomi dan politik nasional sebagai kompas Anda mengarungi tantangan lokal dan global.
Berikut ini perinciannya:
├── 1. MENINGKATKAN KARIR ANDA DI KANTOR
│ ├── 1.1 Survival Kit untuk Naik Karir di Kantor │ │ ├── 48 Hukum Kekuasaan — oleh Robert Greene │ │ ├── Cara Cepat Membaca Bahasa Tubuh — oleh Joe Navarro │ │ ├── Keputusan Efektif — oleh Peter Drucker │ │ ├── Empat Kualitas Kepemimpinan │ │ ├── Latih Dua Kemampuan Ini, Pasti Jadi Pemimpin │ │ ├── Cara Presentasi yang Meyakinkan │ │ ├── Panduan Praktis Cara Menulis Laporan Bisnis │ │ └── Seandainya Saya Wartawan Tempo
│ ├── 1.2 Problem Solving Skill — oleh Chandra Natadipurba │ │ ├── Mengapa Belajar Problem Solving │ │ │ ├── Sangat Dihargai Manajer di Seluruh Dunia │ │ │ ├── Mendatangkan Penghasilan yang Besar │ │ │ └── Gagal Mengidentifikasi Masalah? Pasti Gagal │ │ ├── Apa yang Orang Cari dari Diri Anda │ │ │ ├── Memahami Inti Masalah dengan Cepat │ │ │ ├── Koherensi dalam Berpikir │ │ │ ├── Menggunakan Model Mental │ │ │ ├── Menggali Informasi Baru │ │ │ ├── Kreativitas dan Keuletan │ │ │ ├── Kerendahan Hati Ketika Terbukti Salah │ │ │ └── Komunikasi yang Jelas │ │ ├── Menggunakan Model Mental yang Tepat │ │ │ ├── Fokus pada Hal yang Paling Penting │ │ │ ├── Kuasai model mental yang paling relevan saja │ │ │ ├── Memilih Model yang Tepat │ │ │ └── Clash of Ideas dalam Pembelajaran │ │ ├── Masalah yang Terus Berulang dan Solusinya │ │ ├── Cara Mengatasi Penjualan yang Buruk │ │ │ ├── Menciptakan Monopoli │ │ │ │ ├── Sumber Monopoli │ │ │ │ ├── Strategi untuk Menciptakan Monopoli │ │ │ │ └── Mulailah dari Pasar yang Kecil │ │ │ ├── Analisis VRIO: Penjualan Anda Buruk? │ │ │ │ ├── Value (Nilai) │ │ │ │ ├── Rarity (Kelangkaan) │ │ │ │ ├── Imitability (Kemudahan untuk Ditiru) │ │ │ │ └── Organization (Organisasi) │ │ │ ├── Pilih Pasar yang Sudah Ada: Kurangi Risiko │ │ │ └── Apakah Anda Memiliki "Barrier to Entry"? │ │ ├── Dua Belas Strategi Periklanan yang Manjur │ │ │ ├── Empat bukti dari yang terlemah ke terkuat │ │ │ │ ├── Observasi Kasual │ │ │ │ ├── Penelitian Non-Eksperimental │ │ │ │ ├── Penelitian Eksperimental │ │ │ │ └── Meta-Analisis: Fondasi Iklan Persuasif │ │ │ └── Dua belas strategi dengan bukti terkuat: │ │ │ ├── 1. Menggunakan Argumen Dua Sisi │ │ │ ├── 2. Menggunakan Bukti yang Mendukung │ │ │ ├── 3. Menggunakan Bukti Statistik │ │ │ ├── 4. Menggunakan Iklan Komparatif │ │ │ ├── 5. Menggunakan Ahli │ │ │ ├── 6. Gunakan “Call to Action” yang Spesifik │ │ │ ├── 7. Tingkatkan Keterpaparan │ │ │ ├── 8. Menggunakan Ketakutan dalam Iklan │ │ │ ├── 9. Forewarning untuk Pikiran Audiens │ │ │ ├── 10. Menggunakan Kata-Kata Kuat │ │ │ ├── 11. Pertimbangkan Humor │ │ │ └── 12. Menggunakan Model yang Menarik │ │ ├── Cara Mengatasi Karyawan Tak Kompeten │ │ │ ├── Rekrutlah Karyawan ber-IQ Tinggi dan Tekun │ │ │ ├── Dapatkah IQ kita meningkat? │ │ │ ├── Mengapa IQ Anda Berpengaruh? │ │ │ ├── Tingkat IQ memprediksi Kinerja │ │ │ ├── Dua Atribut Menjelaskan 35% Kinerja │ │ │ ├── Kecerdasan Emosional Terlalu Dilebih-Lebihkan │ │ │ └── Proses Wawancara di Google, Tesla dan PayPal │ │ ├── Cara Menangani Konflik antar Karyawan │ │ │ └── Analisis Jabatan yang Jelas │ │ │ ├── Fokus pada Satu Tugas │ │ │ └── Fokus pada Masalah Terberat │ │ ├── Cara Menegakkan Etika dan Moral dalam Perusahaan │ │ │ ├── Mempraktikkan Tujuh Nilai Moral Universal │ │ │ │ ├── Menghormati keluarga │ │ │ │ ├── Loyalitas kepada kelompok │ │ │ │ ├── Menghormati apa yang telah diberikan │ │ │ │ ├── Keberanian │ │ │ │ ├── Kasih sayang │ │ │ │ ├── Berbagi sumber daya secara adil │ │ │ │ └── Menghormati hak milik │ │ │ ├── Penerapan nilai-nilai moral universal │ │ │ │ ├── Menempatkan Poster di Lokasi Strategis │ │ │ │ └── Menyelesaikan Konflik dengan 7 Nilai │ │ │ ├── Moralitas Kantian dan Keterbatasan dalam Praktik │ │ │ │ ├── Terapkan Aturan Perak │ │ │ │ └── Pendekatan "Tit for Tat" │ │ │ └── Pertanyaan-Pertanyaan untuk Refleksi Etis │ │ │ ├── Apakah tindakan saya legal? │ │ │ ├── Apakah saya bersikap adil dan jujur? │ │ │ ├── Tindakan saya baik dalam jangka panjang? │ │ │ ├── Perasaan saya pasca tindakan ini? │ │ │ ├── Bagaimana saya jika dimuat di koran? │ │ │ ├── Apakah saya akan tidur nyenyak malam ini? │ │ │ └── Tindakan di hadapan orang yang saya kagumi? │ │ ├── Strategi Budaya │ │ │ ├── Penelitian Geert Hofstede │ │ │ └── Empat dimensi utama perbedaan budaya: │ │ │ ├── Power Distance Index (PDI) │ │ │ ├── Individualism Versus Collectivism (IDV) │ │ │ ├── Masculinity Versus Femininity (MAS) │ │ │ └── Uncertainty Avoidance Index (UAI) │ │ ├── Memecahkan Masalah Kualitas Produk yang Rendah │ │ │ └── Gunakan Pengendalian Kualitas Statistik (SPC) │ │ │ ├── Bagaimana cara melakukan SPC │ │ │ │ ├── Definisikan yang diinginkan pelanggan. │ │ │ │ ├── Tentukan rentang yang masih ditoleransi │ │ │ │ ├── Segala sesuatu di luar toleransi = cacat │ │ │ │ ├── Gunakan metode Ishikawa │ │ │ │ ├── Ubah metode produksi jika perlu │ │ │ │ ├── Perluas pengujian │ │ │ │ └── Terapkan ke seluruh proses produksi │ │ │ └── Identifikasi Pemborosan? Metode TIMWOODS │ │ │ ├── Transportation │ │ │ ├── Inventory │ │ │ ├── Movement │ │ │ ├── Waiting │ │ │ ├── Overprocess │ │ │ ├── Overproduction │ │ │ ├── Defect │ │ │ └── Skill │ │ ├── Mencegah Kecurangan, Penipuan, dan Korupsi │ │ │ ├── Bagaimana Karyawan Mencuri? │ │ │ │ ├── Penyalahgunaan Aset │ │ │ │ ├── Korupsi │ │ │ │ └── Penipuan Laporan Keuangan │ │ │ ├── Mengapa Karyawan Menipu? Segitiga Penipuan │ │ │ │ ├── Peluang │ │ │ │ ├── Tekanan Keuangan │ │ │ │ └── Rasionalisasi │ │ │ └── Enam Prinsip Pengendalian Internal │ │ │ ├── Penetapan Tanggung Jawab │ │ │ ├── Pemisahan Tugas │ │ │ ├── Prosedur Dokumentasi │ │ │ ├── Kontrol Fisik │ │ │ ├── Verifikasi Internal Independen │ │ │ └── Kontrol Sumber Daya Manusia │ │ └── Formula Umum 4D untuk Pemecahan Masalah │ │ ├── Mendefinisikan Masalah dengan Akurat │ │ ├── Membangun Model Penyelesaian Masalah │ │ ├── Menguji Model Penyelesaian Masalahan dengan Data │ │ └── Cara Menyampaikan Rekomendasi yang Baik
│ ├── 1.3 Ilmu Berpikir Kritis — oleh Chandra Natadipurba │ │ ├── 1.3.1 Pengenalan Critical Thinking (Berpikir Kritis) │ │ │ ├── Apakah Berpikir Kritis Itu │ │ │ ├── Mengapa Anda Perlu Mempelajari Berpikir Kritis │ │ │ ├── Manfaat Berpikir Kritis dalam Situasi Nyata │ │ │ ├── Bagaimana Mengenali Informasi Berkualitas │ │ │ ├── Kebenaran dan Otoritas │ │ │ ├── Korelasi Tidak Menunjukkan Kausalitas │ │ │ └── Belajar dari Detektif Hebat Sherlock Holmes │ │ ├── 1.3.2 Latihan Berpikir Kritis │ │ │ ├── Latihan 1 Berpikir Kritis: Suami yang Mengerikan │ │ │ ├── Latihan 2 Berpikir Kritis: Suami yang Meninggal │ │ │ ├── Latihan 3 Berpikir Kritis: Pacar Pembohong │ │ │ ├── Latihan 4 Berpikir Kritis: Pembantu yang Mencuri │ │ │ ├── Latihan 5 Berpikir Kritis: Rumah Miss Wilson │ │ │ ├── Latihan 6 Berpikir Kritis: Pencuri dan Inggris │ │ │ ├── Latihan 7 Berpikir Kritis: Tes Refleksi Kognitif │ │ │ ├── Latihan 8 Berpikir Kritis: Sang Industrialis │ │ │ └── Latihan 9 Berpikir Kritis: Tenaga Nuklir │ │ ├── 1.3.3 Memecahkan Soal Praktis dalam Kehidupan │ │ │ ├── Bagaimana Memenangkan Argumentasi │ │ │ ├── Bagaimana Menghindari Scam (Penipuan) │ │ │ ├── Menjadi Konsumen yang Lebih Baik │ │ ├── 1.3.4. Berpikir Kritis untuk Hidup Lebih Baik
│ │ │ ├── Bagaimana Cara Berumur Panjang │ │ │ ├── Bagaimana Menurunkan Berat Badan │ │ │ ├── Membuat Wanita Orgasme Lebih Baik │ │ │ ├── Bagaimana Membuat Keputusan yang Baik │ │ │ └── Meningkatkan Nilai Anak Anda di Sekolah │ │ ├── 1.3.5. Berpikir secara Mendalam sampai Ke Akar │ │ │ ├── Teori Teori yang Bersaing │ │ │ ├── Evaluasi atas Teori Teori tersebut │ │ │ ├── Trio Kepribadian, IQ dan Pendidikan │ │ │ ├── Pendidikan dan Profesi Tertentu │ │ │ ├── Orang Tua Anda Menentukan │ │ │ └── Pelajaran Berpikir Kritis dari Studi Ini │ │ ├── 1.3.6. BONUS: Berpikir Kritis pada Buku-Buku Laris │ │ │ ├── Identifikasi Kekeliruan Buku Buku Bisnis Populer │ │ │ ├── Kekeliruan Buku Bisnis Populer │ │ │ │ ├── Blue Ocean Strategy │ │ │ │ ├── In Search of Excellence │ │ │ │ ├── Good to Great │ │ │ │ ├── Start with Why │ │ │ │ ├── Rich Dad Poor Dad dan Cashflow Quadrant │ │ │ │ ├── The Millionaire Next Door │ │ │ │ ├── Rich Habits │ │ │ │ ├── What Works on Wall Street │ │ │ │ ├── Real Estate Riches │ │ │ │ ├── Superforecasting │ │ │ │ ├── Tools of Titans │ │ │ │ └── Emotional Intelligence │ │ │ └── Buku Bisnis yang Hampir Bagus dan Bagus │ │ │ ├── The PIMS Principles │ │ │ ├── First, Break All The Rules │ │ │ ├── The Little Book of Common Sense Investing │ │ │ ├── Valuation │ │ │ ├── Fooled by Randomness (Incerto Collection) │ │ │ ├── Super founders │ │ │ ├── The Halo Effect │ │ │ ├── Hard Facts │ │ │ ├── The Bass Handbook of Leadership │ │ │ └── Persuasive Advertising │ │ ├── 1.3.7 Berpikir Kritis dengan Logika dan Filsafat │ │ │ ├── The Art of Thinking Clearly │ │ │ ├── Teori Teori Keadilan │ │ │ ├── Kumpulan Mitologi dan Legenda Yunani │ │ │ ├── Mimpi-Mimpi Einstein │ │ │ ├── Fooled by Randomness │ │ │ ├── The Black Swan │ │ │ ├── The Bed of Procrustes │ │ │ ├── Skin in The Game │ │ │ ├── Antifragile │ │ │ └── Seni Perang │ │ ├── 1.3.8 Berpikir Kritis dengan Sains yang Seru │ │ │ ├── Gunakan Ultrastudi — oleh Chandra Natadipurba │ │ │ ├── Foundation of Behavioral Research │ │ │ ├── Metodologi Penelitian dalam Ekonomi Terapan │ │ │ ├── Theory in Social Science │ │ │ ├── Logika Penemuan Ilmiah │ │ │ ├── Jawaban Singkat atas Pertanyaan Besar — │ │ │ ├── Tujuh Pelajaran Singkat Fisika │ │ │ ├── Asal Mula │ │ │ ├── Kosmos │ │ │ ├── The Selfish Gene │ │ │ ├── Berbohong dengan Statistik │ │ │ ├── Opini Publik │ │ │ └── Sapiens │ │ ├── 1.3.9 Berpikir Kritis dengan Psikologi Terapan │ │ │ ├── Everybody Lies │ │ │ ├── Mendaki Tangga yang Salah │ │ │ ├── Smarter Faster Better │ │ │ ├── 59 Seconds │ │ │ ├── The Power of Habit │ │ │ ├── Wait What │ │ │ ├── When │ │ │ ├── Emotional Intelligence │ │ │ └── Thank You for Being Late │ │ └── 1.3.10 Berpikir Kritis dengan Ilmu Ekonomi Praktis │ │ ├── Detektif Ekonomi │ │ ├── Logika Hidup │ │ ├── Freakonomics │ │ ├── Superfreakonomics │ │ ├── Think Like A Freak │ │ ├── The Armchair Economist │ │ ├── Esai Esai Nobel Ekonomi │ │ ├── Inside the Box │ │ ├── Revolusi Industri Keempat │ │ └── Contagious
│ ├── 1.4 Mengenali Karakter Manusia │ │ ├── Lima Jenis Manusia dan Perilaku Mereka │ │ ├── Perilaku 7 Miliar Manusia di Dunia │ │ ├── Seabad Riset Conscientiousness │ │ ├── Karakter dan Kecerdasan Manusia │ │ └── Tujuh Nilai Moral Universal
│ └── 1.5 Berbusana dan Berpenampilan Profesional │ ├── Gunakan Produk Berkualitas │ ├── Kenakan Warna Merah │ ├── Merawat Diri (Grooming) │ ├── Kacamata Memberikan Kesan Cerdas │ ├── Cara Berpakaianmu Menunjukkan Otoritasmu │ ├── Mengatasi Kelelahan Mental dengan Jalan Kaki │ ├── Tidur yang Cukup untuk Menjaga Penampilan │ ├── Tersenyumlah untuk Daya Tarik Wajah Anda │ ├── Menggunakan Jabat Tangan Berkualitas │ ├── Rutin Berolahraga untuk Meningkatkan Kinerja │ ├── Menggunakan Power Pose │ ├── Menggunakan Aroma Peppermint dan Kayu Manis │ └── Menggunakan Deodoran │ ├── 2. ILMU BISNIS DAN MANAJEMEN
│ ├── 2.1 Pelajaran Bisnis dan Manajemen untuk Orang Sibuk │ │ ├── Faktor-Faktor yang Memprediksi Bisnis yang Berhasil │ │ ├── Zero to One │ │ ├── Key Management Model │ │ ├── Business Model Navigator │ │ └── Business Model Generation
│ ├── 2.2 Survey Manajemen Dunia │ │ ├── Mengapa Praktik Manajemen Berbeda di Dunia │ │ ├── Perbedaan dalam Praktik Manajemen │ │ ├── Empiris Baru dalam Ilmu dan Praktik Manajemen │ │ ├── Survey Manajemen Dunia di Usia 18 │ │ ├── Kuesioner Survey Perusahaan Manufaktur │ │ ├── Kuesioner Survey Rumah Sakit │ │ ├── Kuesioner Survey Toko Ritel │ │ └── Kuesioner Survey Sekolah
│ ├── 2.3 Ilmu Ekonomi untuk Mengatur Perusahaan │ │ ├── Mikroekonomi Intermediate dan Aplikasinya │ │ ├── Teori Harga dan Penerapannya │ │ ├── Ilmu Mikroekonomi │ │ └── Ekonomi Mikro
│ ├── 2.4. Ilmu Keuangan Perusahaan │ │ ├── Pengenalan kepada Ilmu Akuntansi Keuangan │ │ ├── Pengenalan kepada Ilmu Akuntansi Manajemen │ │ └── Pengenalan kepada Ilmu Audit
│ ├── 2.5 Detektif Laporan Keuangan │ │ ├── Tanda Perusahaan dalam Keadaan Bahaya │ │ ├── Apa Tanda Telah Terjadi Kecurangan │ │ ├── Apa Saja Ciri Perusahaan The Next Google │ │ ├── Perusahaan Mana yang Kebal Persaingan? │ │ ├── Analisis Keuangan Perusahaan │ │ ├── Mengapa Memahami Rasio Keuangan Itu Penting
│ │ ├── Analisis Kredit Praktis │ │ ├── Framework Paling Manjur dalam Analisis Kredit │ │ ├── Data Rasio Keuangan Industri dan Sektor │ │ └── Memilih Median atau Rata-rata (Average/Mean)
│ ├── 2.7. Praktik Investasi yang Terbukti │ │ ├── The Intelligent Investor │ │ ├── Pelajaran dari Warren Buffett │ │ ├── The Warren Buffett WayHagstrom │ │ ├── The Essential Buffett │ │ ├── The Buffett Portfolio │ │ ├── The King Vestor │ │ ├── The Value Investor │ │ ├── The Calm Investor │ │ ├── The Great Investors │ │ ├── Happy Investing │ │ ├── Happy Investing: Portfolio Management │ │ ├── Winning the Game of Stock │ │ ├── Investasi Saham ala Fundamentalis Dunia │ │ ├── Berpikir Ekonomis di Masa Krisis │ │ ├── Pedoman Lengkap Legal Due Diligence │ │ ├── Initial Public Offering (IPO) │ │ └── Teori dan Teknik Penilaian Properti
│ └── 2.8 Rasio-Rasio Keuangan — oleh Chandra Natadipurba │ ├── 01. Rasio Pertumbuhan Bisnis │ │ ├── Sales Growth │ │ ├── Cost Growth │ │ └── Profit Growth │ ├── 02. Rasio Pertumbuhan Arus Kas dan Investasi │ │ ├── Operating Cashflow Growth │ │ ├── Capital Expenditure Growth │ │ └── Free Cashflow Growth │ ├── 03. Rasio Pertumbuhan Neraca Keuangan │ │ ├── Asset Growth │ │ ├── Liability Growth │ │ └── Equity Growth │ ├── 04. Rasio Profitabilitas dan Pengembalian Investasi │ │ ├── Gross Profit Margin │ │ ├── Net Profit Margin │ │ ├── Return on Asset │ │ ├── Return on Equity │ │ └── Return on Invested Capital │ ├── 05. Rasio Likuiditas dan Leverage Keuangan │ │ ├── Price to Book Value │ │ ├── Current Ratio │ │ ├── Quick Ratio │ │ ├── Debt to Equity Ratio │ │ ├── Financial Leverage │ │ ├── Long Term Debt per Equity │ │ ├── Long Term Debt per Total Asset │ │ ├── Net Debt per Total Equity │ │ ├── Total Debt per Total Assets │ │ └── Total Liabilities per Equity │ └── 06. Rasio Efisiensi Operasional dan Modal Kerja │ ├── Days Sales Outstanding │ ├── Days Inventory │ ├── Days Payables Outstanding │ ├── Cash Conversion Cycle │ ├── Receivables Turnover │ ├── Inventory Turnover │ ├── Fixed Assets Turnover │ ├── Asset Turnover │ ├── Working Capital Turnover │ └── Working Capital Ratio │ └── 3. ILMU POLITIK DAN KENEGARAAN
├── 3.1. "25 Isu Strategis Bangsa" karya Chandra Natadipurba │ ├── 3.1.1 Menciptakan Kemakmuran yang Meluas │ │ ├── Isu 01 Pajak Tinggi Bukan Penyebab ... │ │ ├── Isu 02 Banyaknya Jumlah Perizinan ... │ │ ├── Isu 03 Pemimpin Politik Berperan ... │ │ ├── Isu 04 Kenaikan Lahan Kelapa Sawit ... │ │ ├── Isu 05 Urbanisasi Meningkatkan Kemakmuran │ │ ├── Isu 06 Urbanisasi dan Petani │ │ ├── Isu 07 Produktivitas adalah Jalan Keluar ... │ │ └── Isu 08 Kepemilikan Sertifikat Tanah ... │ ├── 3.1.2 Cara Memperluas Lapangan Kerja │ │ ├── Isu 09 Peraturan Upah Minimum ... │ │ ├── Isu 10 Globalisasi Membuat Pekerja ... │ │ └── Isu 11 Deindustrialisasi Menciptakan ... │ ├── 3.1.3 Cara Mengendalikan Harga-Harga │ │ ├── Isu 12 Kenaikan Suplai Uang ... │ │ ├── Isu 13 Mencegah Bebasnya Impor Beras ... │ │ ├── Isu 14 Kuota Impor Menyebabkan Harga ... │ │ ├── Isu 15 Regulasi Arus Impor Meningkatkan ... │ │ └── Isu 16 Harga Dumping Menguntungkan ... │ ├── 3.1.4 Cara Mengelola Keuangan Publik │ │ ├── Isu 17 Pemotongan Belanja Pemerintah ... │ │ └── Isu 18 Peningkatan Utang Pemerintah ... │ ├── 3.1.5 Aturan tentang Politik dan Hukum yang Adil │ │ ├── Isu 19 Ambang Batas Pencalonan Presiden ...
│ │ └── Isu 20 Tingkat Korupsi Dipengaruhi Sistem ... │ ├── 3.1.6 Mitos dan Fakta tentang Pendidikan ... │ │ ├── Isu 21 Skor PISA Bukan Cara Baik ... │ │ └── Isu 22 Program Sertifikasi Guru Tidak ... │ └── 3.1.7 Mitos dan Fakta tentang Kesehatan │ ├── Isu 23 BPJS Kesehatan Tidak Meningkatkan ... │ ├── Isu 24 Nutrisi pada Usia Dini Meningkatkan ... │ └── Isu 25 Imunisasi Bermanfaat dan Tidak ...
├── 3.2. Wawasan Politik dan Kenegaraan dari Pemikir Bijak │ ├── Free to Choose │ ├── Tangan Tak Terlihat dalam Ekonomi dan Politik │ ├── Membela Kapitalisme Global │ ├── Globalisasi: Jalan Menuju Kesejahteraan │ ├── Paradoks Kemakmuran │ ├── Jalan Menuju Perbudakan │ ├── Menemukan Kembali Liberalisme Global │ ├── Politik dan Kebebasan │ ├── Asas Moral dalam Politik │ ├── Mengapa Negara Gagal │ └── Problem Domestik Bruto
├── 3.3 Ilmu Ekonomi untuk Mengatur Negara │ ├── Ekonomi Moneter │ ├── Makroekonomi │ ├── Ilmu Makroekonomi │ ├── The Essence of The Economy │ ├── Ekonomi Internasional │ ├── Ekonomi Makro │ ├── Pengantar Pertumbuhan Ekonomi Modern │ ├── Teori Pertumbuhan Ekonomi │ ├── Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga (Jilid 1) │ └── Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga (Jilid 2)
├── 3.4 Seluk Beluk Perekonomian Indonesia │ ├── Era Baru Penanggulangan Kemiskinan │ ├── Analisis Ekonomi Pertanian Indonesia │ ├── Transformasi Perekonomian Indonesia │ ├── Perekonomian Indonesia │ ├── Ekonomi Indonesia 1800–2010 │ ├── Ekonomi Indonesia: Mau ke Mana │ ├── Ekonomi Indonesia dalam Lintasan Sejarah │ ├── Data tentang Pendidikan yang Membuat Anda ... │ ├── Menuju Ketangguhan Ekonomi │ └── Kebijakan Fiskal
└── 3.5 Pemikiran Ekonomi Politik di Indonesia ├── Risalah Sidang BPUPKI ├── Aksi Massa ├── Menelusuri Zaman ├── Nasib Rakyat Indonesia dalam Era Kemerdekaan ├── Mendobrak Sentralisme Ekonomi ├── Dari Langit ├── Dari Jokowi ke Harari ├── Kebijakan Ahok ├── Keadilan untuk Pertumbuhan ├── Free Trade Zone: Menuju Kawasan Ekonomi Khusus └── Menemukan Konsensus Kebangsaan Baru