Pelajaran Ilmu Bisnis dan Manajemen untuk Orang Sibuk

Faktor Faktor yang Memprediksi Bisnis yang Berhasil

Chandra Natadipurba


Faktor pertama adalah product-market fit.

Istilah product-market fit ini sebenarnya cuma istilah keren-kerenan dari suatu fakta bahwa “ada orang yang mau membeli produk/jasa yang Anda jual.”

Bisnis belum disebut bisnis sampai adanya penawaran dari Anda.

Jika Anda sudah menjual, baru kemudian Anda bisa membesarkannya.

Banyak ide bisnis yang hanya berakhir di laci.

Bisnis dimulai ketika ada orang lain rela berpisah dengan dolar yang mereka sayangi dan menukarnya dengan yang Anda tawarkan.

Sebab, dalam dunia orang dewasa yang rasional, pertanyaan kuncinya selalu, “What’s in it for me?

Penelitian CB Insight mengumpulkan data lebih dari 100 perusahaan yang gagal. Mereka punya kesamaan: produk mereka tidak laku karena tidak sesuai dengan preferensi pembeli.

Dalam ekonomi pasar, konsumen adalah raja.

Tak peduli seberapa hebat dan pintar Anda, kalau tak ada yang beli produk Anda, maka bisnis Anda tamat.

Patient Communicator, misalnya, menyadari bahwa mereka tidak memiliki pelanggan karena model bisnis yang mereka tawarkan tidak menarik bagi pasar yang mereka bidik.

Mereka mencoba menawarkan solusi yang efisien untuk manajemen kantor, tetapi yang sebenarnya diinginkan oleh dokter adalah lebih banyak pasien, bukan sekadar kantor yang efisien.

Gagal memahami kebutuhan pasar ini akhirnya mengakibatkan kegagalan perusahaan tersebut.

Demikian pula, Treehouse Logic memiliki teknologi yang hebat, data yang mendalam tentang perilaku belanja, reputasi sebagai pemimpin pemikiran, serta penasihat yang berpengalaman.

Namun, mereka tidak memiliki teknologi atau model bisnis yang dapat menyelesaikan masalah pasar yang cukup besar dan dapat diskalakan. Akibatnya, meskipun mereka memiliki banyak aset berharga, mereka tetap gagal karena tidak mampu menyelesaikan masalah inti yang dihadapi pasar.

Kisah-kisah ini menunjukkan bahwa bahkan dengan teknologi canggih dan tim yang berbakat, perusahaan masih bisa gagal jika mereka tidak mampu mengidentifikasi masalah yang benar untuk dipecahkan.

Faktor kedua, orang yang cerdas.

Pada tahun 1993, Bill Gates diwawancarai oleh David Allison dari Smithsonian Institute. Ini adalah bagian dari wawancara tersebut:

David Allison: Apa dua atau tiga hal yang akan menjadi ciri khas cara Microsoft dalam mengembangkan perangkat lunak komputer?
Bill Gates: Kunci bagi kami, yang pertama, selalu adalah merekrut orang-orang yang sangat cerdas. Tidak ada cara lain untuk mengatasinya, dalam hal I.Q., Anda harus sangat elitis dalam memilih orang yang layak menulis perangkat lunak. Sembilan puluh lima persen orang tidak seharusnya menulis perangkat lunak yang kompleks. Dan menggunakan tim kecil sangat membantu.

Mari kita mulai dengan sebuah hipotesis. Kita bisa menyebutnya sebagai “hipotesis Bill Gates.”

Untuk membangun bisnis yang hebat, pada awalnya, Anda harus merekrut orang yang cerdas. Dan itu selalu terjadi; Anda merekrut diri Anda sendiri dulu, orang paling cerdas yang Anda kenal pasti.

Anda pasti tahu siapa Anda; Anda hanya bisa menebak orang lain.

Mengapa merekrut orang yang cerdas? Atau, dalam istilah Bill Gates, mengapa merekrut “IQ elit”? Karena orang yang cerdas tahu cara berpikir. Mereka tahu apa yang harus dipelajari dan apa yang harus dilakukan. Contohnya, Larry Page dan Sergey Brin merekrut diri mereka sendiri untuk menciptakan Google. (Harap jangan bingung. Contoh anekdot tidak cukup sebagai bukti. Contoh-contoh anekdot dalam artikel ini hanya untuk ilustrasi).

Tidak ada bukti spesifik dan langsung untuk pernyataan, “Orang-orang cerdas kemungkinan besar memiliki peluang lebih besar untuk menciptakan perusahaan bernilai miliaran dolar.”

Kita hanya dapat membuktikan pernyataan ini secara tidak langsung. Inilah cara membuktikannya.

Pertama, perusahaan yang sangat sukses menciptakan sesuatu yang berguna dan membuat hidup pelanggannya lebih mudah atau lebih bahagia. Tetapi, di balik output yang ramah pengguna, perusahaan harus mengatur dan mengelola banyak input yang kompleks. Pekerja yang cerdas tahu bagaimana menghadapi kompleksitas tinggi ini.

Untuk mengilustrasikan poin ini, kita kembali lagi ke Google. Mencari dengan Google sangat mudah. Tetapi proses di baliknya (algoritma, kode, infrastruktur, manajemen, sistem lelang AdSense dan AdWords, dll.), sangat kompleks.

Untuk memahami kompleksitas di balik Google, Anda bisa membaca makalah akademis yang ditulis oleh Larry Page dan Sergey Brin berjudul The Anatomy of a Large-Scale Hypertextual Web Search Engine. Setiap hari, kita menggunakan Google justru karena kemampuannya menyampaikan kompleksitas tinggi dengan cara yang sangat mudah. Siapa yang membuatnya? Karyawan Google (dikenal sebagai Googlers). Mereka adalah orang-orang yang menangani kompleksitas tinggi tersebut.

Contoh lain adalah Walmart. Walmart terlihat mudah dioperasikan, tetapi begitu Anda menyelami kompleksitas sistem logistiknya, itu jauh dari sederhana.

Sebutkan perusahaan Fortune 500; Anda akan menemukan hal serupa. Setiap perusahaan bernilai miliaran dolar di era modern ini mengelola kompleksitas super di semua aspek bisnis mereka: operasi, keuangan, pemasaran, dan sumber daya manusia. Perusahaan yang sangat sukses harus ditangani oleh pekerja yang sangat cerdas.

Kedua, ekonomi AS dan statistik imigran tampaknya menceritakan kisah yang sama.

AS menghasilkan sebagian besar perusahaan bernilai miliaran dolar. AS juga terus menarik orang-orang paling cerdas dari seluruh dunia untuk belajar dan bekerja.

Selain dari kebetulan semata, fakta ini memungkinkan kita berspekulasi bahwa “memang orang-orang yang sangat cerdas yang menciptakan perusahaan bernilai miliaran dolar.”

William Kerr, seorang profesor di Universitas Harvard, dalam makalahnya The Gift of Global Talent: Innovation Policy and the Economy mengutip fakta bahwa “Dari perusahaan Fortune 500, sekitar 40 persen didirikan oleh imigran generasi pertama atau kedua…. Di Silicon Valley, setengah dari semua perusahaan rintisan di bidang teknik dan teknologi dipimpin oleh imigran….

Selama beberapa dekade pertama Penghargaan Nobel, 13 persen diberikan kepada ilmuwan yang bekerja di Amerika Serikat. Dari mereka, sekitar sepertiga adalah imigran….

Sebagai indikasi Amerika menjadi pemimpin ilmiah global pada paruh kedua abad ke-20, 65 persen pemenang sejak tahun 1970 berbasis di Amerika Serikat dan lebih dari sepertiganya adalah imigran.”

Ketiga, John Hunter (Profesor di Michigan State University), Frank Schmidt (Profesor di Iowa State University), dan Michael Judiesch (Profesor di Manhattan College) menunjukkan bahwa IQ berpengaruh pada kinerja kerja, terutama dalam pekerjaan dengan kompleksitas tinggi.

Dalam makalah mereka berjudul Individual Differences in Output Variability as a Function of Job Complexity, mereka menyimpulkan bahwa IQ yang lebih tinggi mengarah pada produktivitas yang lebih tinggi.

Dalam pekerjaan dengan kompleksitas tinggi, Hunter, Schmidt, dan Judiesch menemukan bahwa pekerja dengan kemampuan kognitif tertinggi akan mengungguli pekerja dengan kemampuan kognitif terendah dengan rasio lebih dari 5 banding 1, perbedaan kinerja yang sangat besar.

Mereka menyimpulkan ini dari 68 studi yang mengukur output kerja dan 17 studi sampel kerja dengan ribuan sampel.

Tiga fakta di atas mengonfirmasi hipotesis Bill Gates.

Bill Gates benar. Ia merekrut pekerja dengan IQ elit untuk membangun sistem operasi komputer karena ini bisa dibilang salah satu pekerjaan paling kompleks dan menantang di dunia.

Ketiga, Market Timing

Kegagalan market timing (penentuan waktu masuk ke pasar) dan dinamikanya

Setelah Anda merekrut orang paling cerdas yang tersedia untuk Anda, Anda harus memberi diri Anda dan tim Anda cukup waktu untuk gagal. Mengapa? Karena faktor terbaik yang dapat memprediksi kesuksesan adalah penentuan waktu pasar.

Ini adalah istilah keren untuk “waktu yang tepat untuk menjual produk Anda ke pasar massal.”

Dalam bahasa Inggris, ini berarti, “Anda harus menunggu pasar Anda siap.”

Bill Gross dari Idealab, dalam TED Talk-nya, memberikan contoh konsep ini.

Z.com, sebuah perusahaan hiburan online, berhasil mengumpulkan cukup banyak uang dan memiliki model bisnis yang hebat, tetapi penetrasi broadband terlalu rendah pada tahun 1999-2000. Perusahaan ini bangkrut pada tahun 2003.

Dua tahun kemudian, Adobe Flash menyelesaikan masalah codec, dan penetrasi broadband melampaui 50 persen di Amerika; YouTube muncul pada waktu yang sempurna. YouTube bahkan tidak memiliki model bisnis saat pertama kali diluncurkan.

Bill Gross melangkah lebih jauh. Dia melakukan sedikit riset, meskipun tidak terlalu ilmiah. Gross (seorang investor di seratus startup) menemukan bahwa penentuan waktu pasar adalah faktor paling signifikan yang membedakan perusahaan yang sukses dari yang gagal.

Penentuan waktu pasar menyumbang 42 persen faktor keberhasilan, sementara tim atau eksekusi hanya mempengaruhi 32 persen. Ide hanya 28 persen. Model bisnis 24 persen. Pendanaan 14 persen. Dia mencapai kesimpulan ini dengan melihat semua 100 perusahaan Idealab (kelompok perlakuan) dan 100 perusahaan non-Idealab (kelompok kontrol), dan memberikan mereka skor gabungan berdasarkan lima faktor di atas.

Dunia bisnis dan pasar saham adalah dunia di mana ketidakpastian tidak bisa dijinakkan.

Nassim Taleb menjelaskan bahwa bermain piano dan keterampilan bedah adalah dua contoh di mana ketidakpastian berhasil dikurangi dan dikendalikan dari abad ke abad.

Anda bisa mengaitkan antara jam pelatihan dan keahlian untuk pianis dan dokter: semakin banyak jam pelatihan, semakin ahli.

Tetapi, keterampilan tidak linier dengan hasil di bisnis dan investasi.

Ketika waktunya tepat, pendapatan bisnis atau harga saham bisa meroket, apa pun tindakan yang dilakukan oleh CEO atau manajer dana, dan sebaliknya.

Bahkan setelah Anda merekrut tim yang cerdas dan menciptakan produk yang hebat, Anda tidak dapat mengontrol faktor eksternal. Penentuan waktu pasar sepenuhnya di luar kendali Anda. Ini murni ketidakpastian.

Untuk mengurangi risiko dari faktor eksternal ini, yang dapat Anda lakukan hanyalah menunggu dan melakukan banyak percobaan dan kesalahan.

Sementara semuanya masih belum pasti, Anda hanya bisa kehilangan uang Anda secara perlahan. Terus dorong diri Anda dan tim Anda dengan peningkatan bertahap. Jangan pernah kehilangan semua uang Anda karena nol di rekening bank adalah hukuman mati.

Hal ini menjaga Anda tetap dalam permainan sampai keberuntungan akhirnya berpihak pada Anda. Singkatnya, Anda butuh waktu. Dalam kata-kata Nassim Taleb, “Waktu akan menghilangkan efek menyebalkan dari ketidakpastian.”

Empat peneliti (Yian Yin, Yang Wang, James Evans, dan Dashun Wang) berhasil menguji secara empiris gagasan ini. Mereka meneliti tingkat keberhasilan di bidang akademik, usaha bisnis, dan bahkan serangan teroris.

Keberhasilan sering kali datang setelah banyak kegagalan.

Makalah mereka berjudul Quantifying the dynamics of failure across science, startups, and security.

Mereka mengumpulkan tiga kumpulan data berskala besar. Salah satunya adalah dataset yang melacak catatan investasi startup dari VentureXpert (58.111 perusahaan startup yang melibatkan 253.579 inovator) dari tahun 1970 hingga 2016.

Mereka mengklasifikasikan usaha yang sukses sebagai usaha yang mencapai penawaran umum perdana (IPO) atau merger dan akuisisi bernilai tinggi. Sedangkan yang gagal adalah usaha yang gagal mencapai hasil tersebut dalam waktu lima tahun setelah investasi pertama oleh perusahaan modal ventura.

Mereka menemukan bahwa perusahaan yang sukses selalu meningkatkan kualitas produk mereka setelah mengalami kegagalan. Perusahaan yang sukses berhasil melakukan ini berulang kali hingga mereka mencapai dan melewati titik kritis di mana kesuksesan meninggalkan tahap kegagalan. Di sisi lain, startup yang gagal tidak pernah meninggalkan titik kritis ini.

Sekarang, kita tambahkan bahan lain untuk menghilangkan risiko “penentuan waktu pasar.” 

Ketiga, Produk Berkualitas Tinggi

Anda harus menciptakan produk atau layanan berkualitas sangat tinggi yang berpotensi berguna secara langsung atau tidak langsung untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan jutaan atau miliaran orang.

Mari kita bahas satu per satu.

Pertama, apa arti “melayani kebutuhan jutaan dan miliaran orang secara langsung atau tidak langsung”?

Sebagai contoh, misalkan Anda memiliki kontrak untuk membangun bandara senilai US$ 11,4 miliar. Dalam hal ini, Anda melayani secara tidak langsung 120 juta penumpang per tahun. Dengan keuntungan bersih yang layak sebesar 10 persen, Anda mencapai status miliarder. Model bisnis ini disebut B to B (business to business). Satu transaksi menghasilkan miliaran.

Model lain adalah Walmart. Secara total, Walmart dikunjungi oleh 245 juta pelanggan per minggu. Ini disebut B to C (business to customer). Walmart membutuhkan jutaan transaksi untuk menghasilkan miliaran dolar.

Tidak penting berapa banyak transaksi yang Anda butuhkan; yang penting adalah berapa banyak orang yang Anda layani secara langsung atau tidak langsung.

Ini adalah ilustrasi yang bagus dari buku Super Thinking tentang variasi model bisnis dan transaksi. Sumber: Gabriel Weinberg dan Lauren McCann, Super Thinking: The Big Book of Mental Models, hal. 298.

Naval Ravikant menggambarkan konsep di atas dengan penjelasan yang elegan:

Mari kita bicarakan lebih lanjut tentang bisnis real estate.

Pekerjaan terburuk adalah seseorang yang bekerja untuk memperbaiki rumah. Mungkin Anda dibayar sepuluh atau dua puluh dolar per jam. Anda pergi ke rumah orang, bos Anda menuntut Anda ada di sana jam 8 pagi, dan Anda memperbaiki bagian rumah. Di sini, Anda tidak memiliki pengaruh apa pun. Anda memiliki sedikit tanggung jawab, tetapi tidak sepenuhnya, karena tanggung jawab Anda adalah kepada bos, bukan kepada klien. Anda tidak memiliki pengetahuan khusus, karena apa yang Anda lakukan adalah pekerjaan yang dapat dilakukan banyak orang. Anda tidak akan dibayar banyak. Anda dibayar upah minimum plus sedikit untuk keterampilan dan waktu Anda.

Tingkat berikutnya mungkin adalah kontraktor umum yang mengerjakan rumah untuk pemiliknya. Mereka mungkin dibayar $50.000 untuk menyelesaikan proyek, kemudian mereka membayar pekerja lima belas dolar per jam dan mengambil selisihnya. Seorang kontraktor umum jelas merupakan tempat yang lebih baik untuk berada. Tapi bagaimana kita mengukurnya? Bagaimana kita tahu itu lebih baik? Kita tahu itu lebih baik karena orang ini memiliki tanggung jawab. Mereka bertanggung jawab atas hasil, mereka harus khawatir jika sesuatu tidak berjalan. Kontraktor memiliki leverage melalui pekerja yang bekerja untuk mereka. Mereka juga memiliki sedikit lebih banyak pengetahuan khusus: bagaimana mengatur tim, memastikan mereka datang tepat waktu, dan bagaimana menangani peraturan kota.

Tingkat berikutnya mungkin adalah pengembang real estate. Pengembang adalah seseorang yang akan membeli properti, menyewa banyak kontraktor, dan mengubahnya menjadi sesuatu yang lebih bernilai. Mereka mungkin harus mengambil pinjaman untuk membeli rumah atau mencari investor untuk mengumpulkan dana. Mereka membeli rumah tua, merobohkannya, membangunnya kembali, dan menjualnya. Alih-alih $50.000 seperti kontraktor umum, atau lima belas dolar per jam seperti pekerja, pengembang mungkin dapat menghasilkan satu juta dolar atau setengah juta dolar sebagai keuntungan ketika mereka menjual rumah lebih mahal daripada yang mereka beli, termasuk biaya konstruksi. Tapi sekarang, perhatikan apa yang dibutuhkan dari pengembang: tingkat tanggung jawab yang sangat tinggi. Pengembang mengambil lebih banyak risiko, lebih banyak tanggung jawab, memiliki lebih banyak leverage, dan membutuhkan lebih banyak pengetahuan khusus. Mereka perlu memahami penggalangan dana, peraturan kota, arah pasar real estate, dan apakah mereka harus mengambil risiko atau tidak. Ini lebih sulit.

Tingkat berikutnya mungkin seseorang yang mengelola dana di perusahaan investasi real estate. Mereka memiliki jumlah modal yang sangat besar. Mereka berurusan dengan banyak pengembang, dan mereka membeli banyak inventaris perumahan.

Satu tingkat di atas itu mungkin seseorang yang berkata, “Sebenarnya, saya ingin membawa leverage maksimal ke dalam pasar ini dan pengetahuan khusus maksimal.” Orang tersebut akan berkata, “Saya memahami real estate, dan saya memahami segala sesuatu mulai dari konstruksi perumahan dasar, hingga membangun properti dan menjualnya, hingga bagaimana pasar real estate bergerak dan berkembang, dan saya juga memahami bisnis teknologi. Saya mengerti cara merekrut pengembang, cara menulis kode, dan cara membangun produk yang bagus, dan saya memahami cara mengumpulkan dana dari investor ventura, bagaimana mengembalikannya, dan bagaimana semuanya bekerja.” Jelas, tidak satu orang pun mungkin tahu semuanya. Anda mungkin membentuk tim yang masing-masing memiliki keterampilan yang berbeda, tetapi entitas gabungan itu akan memiliki pengetahuan khusus dalam teknologi dan real estate. Mereka akan memiliki tanggung jawab yang sangat besar karena nama perusahaan tersebut akan menjadi upaya berisiko tinggi dengan imbalan tinggi yang melekat pada keseluruhan proyek, dan orang-orang akan mengabdikan hidup mereka untuk itu dan mengambil risiko besar. Mereka akan memiliki leverage dalam bentuk kode dengan banyak pengembang. Mereka akan memiliki modal dengan investor yang menginvestasikan uang dan modal pendiri sendiri. Mereka akan memiliki tenaga kerja berkualitas tinggi, seperti insinyur, desainer, dan pemasar berkualitas tinggi yang bekerja di perusahaan tersebut.

Kemudian, Anda bisa mendapatkan perusahaan seperti Trulia, Redfin, atau Zillow, dan potensi keuntungannya bisa mencapai miliaran dolar, atau ratusan juta dolar. Setiap tingkat memiliki leverage yang meningkat, tanggung jawab yang meningkat, pengetahuan khusus yang semakin meningkat. Anda menambahkan leverage berbasis uang di atas leverage berbasis tenaga kerja. Menambahkan leverage berbasis kode di atas uang dan tenaga memungkinkan Anda menciptakan sesuatu yang lebih besar dan lebih besar serta semakin mendekati kepemilikan penuh keuntungan, bukan hanya dibayar gaji.

Apa arti “produk berkualitas sangat tinggi”?

Kualitas berarti bahwa pelanggan menganggap produk atau layanan Anda memecahkan masalah mereka, menghilangkan titik sakit mereka, dan memenuhi keinginan atau kebutuhan mereka. Kata “menganggap” sangat penting di sini.

Produk Anda sama sekali tidak penting. Hal yang paling penting adalah mengapa pelanggan membayar untuk itu.

Anda tidak menjual “sistem keamanan digital.”
Anda menjual “keselamatan rumah” atau “ketenangan pikiran.”
Anda tidak menjual “kamera dengan filter OLP yang dimodifikasi untuk resolusi tinggi.”
Anda menjual kenangan yang tahan lama.
Kualitas yang sangat tinggi berarti memberikan pelanggan Anda pengalaman “wow.” Anda tidak hanya memenuhi harapan yang mereka anggap, tetapi juga melampaui harapan mereka.

Keempat, Monopoli

Perusahaan dengan ROIC tinggi memiliki kesamaan: mereka adalah monopoli

Pertama, mari kita eksplorasi penyebab dan implikasi monopoli, lalu kita evaluasi hubungan antara ROIC (Return on Invested Capital) dan nilai.
Keunggulan kompetitif yang berkelanjutan menyebabkan monopoli. Dengan kata lain, monopoli membuat pelanggan Anda membeli lagi dan lagi dari perusahaan Anda.

Dalam artikel berjudul Do Digital Technology Firms Earn Excess Profits? From an Alternative Perspective, Shivaram Rajgopal, Anup Srivastava, dan Rong Zhao menganalisis hingga 87.857 perusahaan dari tahun 1980 hingga 2019. Mereka menyimpulkan bahwa perusahaan dengan monopoli mendapatkan keuntungan yang abnormal.

Karakteristik perusahaan monopoli adalah (1) kemampuan untuk mengenakan harga premium (contoh: Apple, Louis Vuitton, Ferrari) atau (2) efisiensi biaya dan modal (contoh: Amazon, Unilever, Microsoft), atau (3) keduanya. Perusahaan dengan ROIC tinggi sangat bernilai.

Apa arti ROIC? Mari kita analisis perusahaan perangkat lunak. Perusahaan perangkat lunak adalah jenis perusahaan dengan modal awal yang sangat rendah. Yang Anda butuhkan hanyalah beberapa laptop dan orang yang sangat cerdas untuk membuat kode.

Dalam istilah akuntansi, hanya laptop Anda yang dianggap sebagai modal, karena menurut akuntansi, orang bukanlah modal. Setelah ribuan jam, Anda dan tim super pintar Anda akhirnya mencapai kesuksesan. Produk Anda menjadi viral, dan penjualan meningkat pesat. (Ingat, hanya segelintir perusahaan yang bisa mencapai skenario ideal ini dari tiga ribu perusahaan).

Pendapatan Anda melonjak. Namun Anda tidak memerlukan suntikan modal besar lainnya untuk mempertahankan pendapatan tinggi di masa depan. Anda tidak membutuhkan lebih banyak kantor; Anda tidak membutuhkan lebih banyak pabrik. Yang penting adalah kode itu sendiri. Mungkin Anda menambahkan lebih banyak insinyur (dan laptop lain) untuk membuat kode Anda lebih kuat, lebih mudah digunakan, atau lebih skalabel, tetapi Anda tidak membutuhkan modal tambahan yang besar.

Dengan banyak uang tunai dan biaya overhead yang kecil untuk dipertahankan, perusahaan Anda menjadi perusahaan dengan ROIC tinggi.

Investor sangat menghargai perusahaan dengan ROIC tinggi karena mereka memperkirakan perusahaan Anda akan menghasilkan keuntungan berlebih bagi mereka di masa depan. Semua ini berasal dari modal yang kecil yang mereka suntikkan pada awalnya.

Contoh lain adalah perusahaan farmasi.

Misalnya, biaya pengembangan Viagra sangat tinggi. Tetapi, setelah formula ditemukan dan disetujui oleh FDA, keuntungan yang diperoleh sangat besar. Sebaliknya, biaya marjinal untuk memproduksi Viagra sangat kecil.
Saat ini, Viagra adalah salah satu obat terlaris dalam sejarah. Oleh karena itu, Pfizer adalah salah satu perusahaan dengan nilai tertinggi di dunia.

Dalam buku Valuation: Measuring and Managing the Value of Companies, Tim Koller, Marc Goedhart, dan David Wessels (semuanya konsultan McKinsey) menganalisis 1.246 perusahaan non-keuangan berbasis di AS dengan pendapatan lebih dari $1 miliar (disesuaikan dengan inflasi) dari 1963 hingga 2013.

Mereka menemukan bahwa industri dengan ROIC tertinggi adalah perangkat lunak, farmasi, dan layanan IT. Mereka juga menemukan bahwa ROIC tinggi secara positif terkait dengan pertumbuhan dan nilai pasar.

Penelitian lain mengonfirmasi pernyataan ini. Dalam artikel berjudul The Equity “Compounders” The Value of Compounding in an Uncertain World, Bruno Paulson dan Christian Derold menganalisis 432 perusahaan di 15 negara Eropa yang tergabung dalam The MSCI Europe Index.

Mereka menemukan bahwa 25 persen perusahaan dengan ROIC tertinggi mengungguli 25 persen perusahaan dengan ROIC terendah dalam hal harga saham secara signifikan.

Cara lain untuk menciptakan kekayaan miliaran dolar: gembong narkoba atau diktator

Narkoba juga bisa membuat Anda menjadi miliarder, dengan beberapa catatan.

Misalnya, Pablo Escobar, pemimpin Kartel Madelin di Kolombia. Dia mungkin adalah kriminal terkaya yang pernah hidup. Perkiraan kekayaannya adalah US$30 miliar pada saat kematiannya (setara sekitar $64 miliar pada tahun 2021).

Serial TV seperti Breaking Bad, Narcos, dan Ozark memberikan persepsi yang menyesatkan bahwa setiap gembong narkoba adalah miliarder. Tapi, kita harus ingat satu peringatan penting.

Seorang miliarder adalah seseorang yang melayani jutaan atau miliaran orang, secara langsung atau tidak langsung. Kartel narkoba Escobar memonopoli perdagangan kokain di Amerika Serikat pada 1980-an dan awal 1990-an. Dia mendominasi pasar yang kecanduan dengan jutaan orang kaya. Narkoba adalah salah satu komoditas paling dicari dan mahal di dunia.

Pada tahun 2017, harga heroin di jalanan AS sekitar $307 per gram, sedangkan di sebagian besar negara Eropa harganya hanya antara $30 (Portugal) dan $168 (Finlandia).

Orang yang hanya melayani sejumlah kecil pelanggan (mungkin teman-teman mereka) tidak bisa menjadi miliarder atau jutawan. Dengan pelanggan yang kecil, mereka bahkan tidak bisa hidup layak.

Steven Levitt (Profesor di Universitas Chicago) dan Sudhir Alladi Venkatesh (Profesor di Universitas Columbia) menulis sebuah makalah berjudul An Economic Analysis of a Drug-Selling Gang’s Finances. Mereka mendokumentasikan bahwa remaja (disebut “foot soldiers”) yang menjual narkoba di sudut jalan masih tinggal bersama ibu mereka.

“Foot soldiers” berada di dasar piramida kekaisaran narkoba.

Bos geng lebih tinggi. Mereka mengendalikan beberapa jalan.

Dewan direksi eksekutif mengendalikan kota atau negara bagian. Mereka mengelola geng. Mereka adalah jutawan.

Pemimpin kartel menguasai Amerika Serikat. Dia berada di puncak piramida. Dia seorang miliarder. Dia adalah seseorang seperti Escobar, yang mengendalikan dan memonopoli seluruh operasi di AS. Pada puncak operasinya, pendapatan Escobar mencapai $70 juta per hari (sekitar $149,5 juta dalam uang tahun 2021), semuanya dalam bentuk tunai. Pendapatan tahunannya adalah $26 miliar (sekitar $55,5 miliar dalam uang tahun 2021). Dia menyelundupkan 15 ton kokain per hari (senilai lebih dari setengah miliar dolar) ke Amerika Serikat. Dia menghabiskan lebih dari US$1.000 per minggu untuk membeli karet gelang untuk mengikat tumpukan uang yang diterimanya, menyimpan sebagian besar di gudang mereka.

Tidak ingin berurusan dengan super-talenta, menciptakan produk unggulan, menunggu penentuan waktu pasar, atau terlibat dalam aktivitas ilegal?

Anda bisa menjadi diktator militer di negara dengan sumber daya alam yang sangat besar.
Mengapa? Karena peluangnya lebih besar!

Dari 321 rezim militer, lima diktator berhasil menjadi miliarder. Peluangnya adalah 1,56 persen. Ini adalah peluang besar, dibandingkan hanya 17 perusahaan yang berhasil menjadi perusahaan bernilai miliaran dari tiga ribu perusahaan. Peluangnya lebih tipis: 0,57 persen!

Bisnis narkoba melanggar hukum. Jika Anda adalah diktator, Anda adalah hukum.

Seorang diktator memiliki monopoli. Dia memonopoli kekuasaan dan akses ke pendapatan ekonomi strategis.

Kesimpulan Akhir

Peluang semua orang menjadi miliarder (dalam cara non-militer atau militer) sangat tipis.

Tetapi jika Anda ingin menjalani hidup sepenuhnya, patut dicoba.

Bayangkan Anda hidup hingga usia 80 tahun dan bertanya, “Apa penyesalan terbesar dalam hidup Anda?” Jawabannya seringkali adalah sesuatu yang tidak Anda lakukan, bukan sesuatu yang Anda lakukan.

Referensi:

  1. National Museum of American History, Smithsonian Institution. Transcript of A Video History Interview with Mr. William “Bill” Gates.
  2. Page, Larry, Brin, Sergei. (1998) The anatomy of a large-scale hypertextual Web search engine. Computer Networks and ISDN Systems, Volume 30, Issues 1–7, April Pages 107-117
  3. Kerr, W.R. (2019). The Gift of Global Talent: Innovation Policy and the Economy. Labor: Human Capital eJournal.
  4. Hunter, J.E., Schmidt, F.L., & Judiesch, M.K. (1990). Individual differences in output variability as a function of job complexity. Journal of Applied Psychology, 75, 28-42.
  5. Harter, J.K., Schmidt, F.L. and Hayes, T.L. (2002) Business-Unit-Level Relationship between Employee Satisfaction, Employee Engagement, and Business Outcomes: A Meta-Analysis. Journal of Applied Psychology, 87, 268-279.
  6. Yin, Y., Wang, Y., Evans, J.A., & Wang, D. (2019). Quantifying the dynamics of failure across science, startups, and security. Nature, 575, 190-194.
  7. Weinberg, G. McCann, L. (2019). Super thinking: the big book of mental models. New York: Portfolio
  8. Jorgenson, Eric. (2020). Almanack of Naval Ravikant: A Guide to Wealth and Happiness. Scribe Media
  9. Buzzell, R. D., & Gale, B. T. (1987). The PIMS principles: Linking strategy to performance. New York: Free Press
  10. Zeithaml, Valarie, Parasuraman, A. Berry, Leonard (1990). Delivering quality service: balancing customer perceptions and expectations. London: Collier Macmillan
  11. Tamaseb, Ali (2021). Super founders: what data reveals about billion-dollar startups. New York: PublicAffairs
  12. Jones, B. F. (2009). The Burden of Knowledge and the “Death of the Renaissance Man”: Is Innovation Getting Harder? The Review of Economic Studies, 76(1), 283–317
  13. Jones, B. F. (2005). Age and Great Invention. NBER Working Papers 11359, National Bureau of Economic Research, Inc.
  14. Berger J, Milkman KL. (2012). What Makes Online Content Viral? Journal of Marketing Research. 49(2):192-205
  15. Kutcher, Eric, Nottebohm, Olivia, and Sprague, Kara. (2014). Grow fast or die slow. McKinsey and Company.
  16. The Nielsen Global Trust in Advertising Survey (2015).
  17. Rajgopal, S., Srivastava, A., & Zhao, R. (2020). Do Digital Technology Firms Earn Excess Profits? An Alternative Perspective. Corporate Finance: Valuation
  18. Koller, T., Goedhart, M. H., Wessels, D., Copeland, T. E., & McKinsey and Company. (2005). Valuation: Measuring and managing the value of companies. Hoboken, N.J: John Wiley & Sons.
  19. Paulson, Bruno. Derold, Christian. (2016). The Equity “Compounders:” The Value of Compounding in an Uncertain World. Morgan Stanley Investment Management.
  20. Levitt, Steven and Venkatesh, Sudhir Alladi. (2000). An Economic Analysis of a Drug-Selling Gang’s Finances, The Quarterly Journal of Economics, 115, (3), 755-789
  21. Transparency International. Global Corruption Report 2004: Political Corruption.


Zero to One

Peter Thiel

Berikut ini adalah kutipan-kutipan yang saya kumpulkan dari buku Zero to One karangan Peter Thiel.

Tanpa harus membacanya semua, Anda mendapatkan hal-hal yang menurut saya menarik dan terpenting.

Saya membaca buku-buku yang saya kutip ini dalam kurun waktu 11 – 12 tahun. Ada 3100 buku di perpustakaan saya. Membaca kutipan-kutipan ini menghemat waktu Anda 10x lipat.

Selamat membaca.

 

Chandra Natadipurba

===

ZERO TO ONE
Membangun Startup Membangun Masa Depan
Peter Thiel
bersama Blake Masters

Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

Kompas Gramedia

GM 615203030

Alih bahasa: Alex Tri Kantjono Widodo   
Desain Sampul: Agustinus Purwanta  
Setting: Fajarianto

Cetakan Kelima : Februari 2019

ISBN: 978-602-03-2146-2


 

(hlm.2)

ZERO TO ONE

Teknologi adalah mukjizat karena memungkinkan kita berbuat lebih banyak dengan upaya lebih sedikit, mengantar kemampuan-kemampuan dasar kita ke suatu tataran yang lebih tinggi.

(hlm.5)

1

TANTANGAN MASA DEPAN

SETIAP KALI SAYA MEWAWANCARAI seseorang yang melamar pekerjaan, saya senang mengajukan pertanyaan berikut: “Apa sebuah kebenaran yang penting bagi Anda tapi jarang disepakati orang lain?

(hlm6)

Tidak seorang pun mampu meramalkan masa depan dengan tepat, tetapi kita mengetahui dua hal: masa depan akan berbeda, dan masa depan harus berakar dalam dunia hari ini.

(hlm.7)

ZERO TO ONE: MASA DEPAN KEMAJUAN

Apabila Anda mengambil sebuah mesin tik kemudian membuat 100 buah mesin tik yang sama, berarti Anda mencapai kemajuan horizontal. Apabila Anda mempunyai sebuah mesin tik kemudian membuat sebuah mesin pengolah kata (word processor), berarti Anda meraih kemajuan vertikal.

(hlm.8)

Di tingkat makro, satu-satunya kata untuk menggambarkan kemajuan horizontal adalah globalisasi–mengambil hal-hal yang sudah berasil di suatu tempat kemudian mengupayakan agar hal yang sama juga berhasil di tempat lain.

(hlm.10)

POLA PIKIR USAHA STARTUP

Penjelasan yang paling mudah untuk ini bersifat negatif: sulit mengembangkan hal baru dalam organisasi besar, dan lebih sulit lagi jika mengerjakannya sendirian. Hierarki-hierarki dalam birokrasi bergerak lamban, dan kepentingan-kepentingan yang sudah mapan cenderung menghindari risiko.

(hlm.13)

2

BERPESTA SEOLAH-OLAH TAHUN 1999

PERTANYAAN KITA YANG MELAWAN ARUS–Apa salah satu kebenaran yang penting bagi Anda tapi jarang disepakati orang lain? –sulit dijawab secara langsung. Mungkin lebih mudah kalau kita mulai dengan sebuah pertanyaan pembuka: apa yang disepakati semua orang? “Kegilaan jarang melanda satu orang saja–tapi dalam sebuah kelompok, kubu, bangsa, dan zaman, kegilaan justru merajalela,” tulis Nietzsche (Sebelum ia menjadi gila).

(hlm.20)

PAYMAL MANIA

Setidaknya PayPal juga memiliki sebuah misi besar–yang belakangan akan digambarkan oleh para peragu pascagelembung (post-bubble) sebagai grandiose atau berlebih-lebihan: kami ingin menciptakan sebuah mata uang internet baru untuk menggantikan dolar AS. Produk pertama kami memungkinkan seseorang mengirimkan uang dari sebuah PalmPilot ke PalmPilot Lain.

 (hlm.26)

3

SEMUA PERUSAHAAN SUKSES ITU BERBEDA

Artinya, bisnis yang sangat besar pun dapat menjadi bisnis yang buruk. Sebagai contoh, maskapai-maskapai-maskapai penerbangan Amerika Serikat melayani jutaan penumpang dan menghasilkan nilai ratusan miliar dolar tiap tahunnya. Akan tetapi, pada 2012, ketika rata-rata harga tiket penerbangan adalah 178 dolar, maskapai penerbangan hanya menghasilkan 37 sen per penumpang untuk satu perjalanan.

Bandingkan dengan Google, yang menciptakan nilai lebi sedikit, tetapi mendapatkan nilai jauh lebih banyak. Google mendapatkan 50 miliar dolar pada 2012 (dibanding 160 miliar dolar untuk perusahaan penerbangan), tetapi menyimpan 21% dari pendapatan itu sebagai laba–lebih dari 100 kali margin laba industri penerbangan tahun itu.

Google menghasilkan begitu banyak uang sehingga nilainya sekarang tiga kali lebih besar daripada gabungan semua perusahaan penerbangan Amerika Serikat.

(hlm.27)

Perusahaan-perusahaan penerbangan bersaing satu sama lain, sementara Google berdiri sendirian.

(hlm.28)

Orang Amerika memitoskan kompetisi dan memujinya sebagai sesuatu yang menyelamatkan Amerika dari antrean roti seperti di negara sosialis. Sesungguhnya,  kapitalisme dan persaingan  saling berlawanan. Kapitalisme didasarkan pada pengumpulan modal, tetapi dalam kompetisi yang sempurna semua laba hilang karenanya. Pelajaran bagi para pengusaha menjadi jelas: jika Anda ingin menciptakan dan mendapatkan nilai yang langgeng, jangan membangun sebuah bisnis dengan komoditas yang tidak memiliki keistimewaan.

(hlm.33)

Peserta Kompetisi Juga Berbohong

Bertolak belakangan dengan pasar restoran setempat yang sarat dengan persaingan, PayPal pada masa itu adalah perusahaan pembayaran berbasis e-mail satu-satunya di dunia. Kami memperkerjakan karyawan lebih sedikit daripada restoran-restoran di Castro Street, tetapi memulai sebuah restoran baru yang menghidangkan masakan India Selatan adalah sebuah cara mencari uang yang sangat sulit.

(hlm.35)

Dalam praktiknya, bagaimana bentuk gabungan oleh pelaku monopoli? Perhatikan pertanyaan chairman Google, Eric Schmidt, ketika bersaksi dalam dengar pendapat dalam sebuah kongres pada 2011:

Kami menghadapi sebuah medan yang bluar biasa kompetitif tempat konsumen memiliki tempat konsumen memiliki begitu banyak opsi untuk mengakses informasi.

(hlm.36)

ORANG-ORANG YANG BENGIS

Monopoli seperti Google berbeda. Karena perusahaan itu tidak harus mengkhawatirkan persaingan dengan siapa pun, perusahaan itu mempunyai kebebasan yang lebih besar untuk peduli kepada karyawanya, produknya, serta dampaknya terhadap dunia yang lebih luas.

Motto Google–“Don’t be evil” –merupakan bagian dari strategi merek, tetapi sekaligus menjadi ciri bisnis yang cukup sukses untuk menerapkan etika secara serius tanpa membahayakan keberadaannya.

Dalam bisnis, uang dapat menjadi sesuatu yang penting justru segalanya. Pelaku monopoli memiliki kesempatan untuk memikirkan hal-hal lain yang bukan uang; sedangkan yang tidak mempunyai monopoli tidak mampu melakukannya.

(hlm.37)

KAPITALISME MONOPOLI

Apakah untuk mendapatkan laba besar harus mengorbankan masyarakat yang lain? Sebetulnya, ya: laba itu berasal dari dompet konsumen, dan monopoli memang patut memperoleh reputasi buruk mereka–tetapi hanya di sebuah dunia di mana tidak ada yang berubah.

Dalam sebuah dunia yang statis, sebuah perusahaan pelaku monopoli hanya seperti pemungut uang sewa.

(hlm.38)

Monopoli-monopoli kreatif tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat; mereka mesin-mesin perkasa yang mampu menjadikan masyarakat lebih baik.

Bahkan, pemerintah menyadari hal ini: itu sebabnya salah satu departemennya bekerja keras menciptakan monopoli-monopoli (dengan memberikan paten atas temuan-temuan baru) meskipun ada departemen lain yang berusaha memberantas monopoli (dengan memperkarakan kasus-kasus antitrust).

(hlm.39)

Jika kecenderungan bisnis monopoli adalah menahan kemajuan, itu bisa membahayakan dan kita berhak menentang. Namun, sejarah kemajuan adalah sejarah tentang bisnis monopoli lebih baik yang menggantikan pemegang monopoli terdahulu.

Monopoli menggerakkan kemajuan karena janji laba monopoli bertahun-tahun atau bahkan puluhan tahun menyediakan insentif yang kuat untuk berinovasi.

(hlm.40)

Jika industri Anda dalam ekuilibrium yang komepetitif, kematian bisnis Anda bukan masalah bagi dunia; beberapa pesaing lain yang sama-sama tidak istimewa akan selalu siap menggantikan Anda.

Monopoli adalah kondisi setiap bisnis yang sukses.

Tolstoy membuka novel Anna Karenina dengan sebuah pengamatan: “Setiap keluarga yang bahagia itu serupa, setiap keluarga yang tidak bahagia, tidak bahagia dengan caranya masing-masing.” Berbeda dengan bisnis. Semua perusahaan yang bahagia (sukses) berbeda satu sama lain: masing-masing memiliki monopoli melalui pemecahan sebuah masalah yang unik. Semua perusahaan yang gagal itu serupa: mereka gagal membebaskan diri dari kompetisi. ***

(hlm.44)

4

KOMPETISI SEBAGAI IDEOLOGI PERANG DAN PERDAMAIAN

Mengapa orang bersaing satu sama lain? Marx dan Shakespeare menyediakan dua model untuk memahami hampir semua jenis konflik.

Menurut Marx, orang berperang karena mereka berbeda. Kaum proleter memerangi kaum borjuis karena mereka memiliki gagasan dan sasaran yang sepenuhnya berbeda (yang bagi Marx, disebabkan oleh kondisi materiil mereka yang sangat berbeda). Makin besar perbedaan itu, makin besar konflik yang terjadi.

Sebaliknya, bagi Shakespeare, semua pihak yang berperang pada dasarnya kurang-lebih sama. Tidak selalu jelas mengapa mereka harus berperang, karena mereka tidak memiliki apa pun untuk diperebutkan. Coba perhatikan baris pembukaan dalam Romeo and Juliet: “Dua keluarga, sama-sama memiliki martabat.” Kedua keluarga itu serupa, tetapi mereka saling membenci. Mereka bahkan makin mirip sewaktu permusuhan meningkat. Akhirnya, mereka lupa alasan mereka mulai berperang.

Dalam dunia bisnis, setidaknya, Shakespeare terbukti memberikan panduan yang lebih baik.

(hlm.46)

Sama seperti perang antara keluarga Montague dan keluarga Capulet yang menjadikan anak-anak mereka korban, Microsoft dan Google sama-sama kehilangan dominasi mereka: Apple datang dan mengambil alih semuanya. Pada Januari 2013, kapitalisasi pasar Apple adalah 500 miliar dolar, sedangkan gabungan Google dan Microsoft hanya bernilai 467 miliar dolar. Hanya tiga tahun sebelumnya, Microsoft dan Google masing-masing memiliki nilai bisnis lebih besar daripada Apple. Perang sungguh memakan korban.

(hlm.47)

Jika Anda tidak  begitu peka terhadap norma-norma sosial, lebih kecil kemungkinan Anda melakukan kelatahan seperti yang dilakukan oleh semua orang lain di sekitar Anda.

(hlm.48)

Di tengah semua pertanyaan taktis-Siapa yang paling agresif dalam menetapkan harga mainan kunyah anjing? Siapa yang mampu membuat iklan terbaik dalam secara Super Bowl?–perusahaan-perusahaan ini betul-betul kehilangan wawasan atas pertanyaan lebih luas tentang apakah pasar online untuk barang kebutuhan hewan peliharaan adalah pasar yang tepat untuk dimasuki.s

(hlm.53)

5

KEUNTUNGAN MEMULAI BELAKANGAN

Akan tetapi, ketika Twitter go public pada 2013, perusahaan itu bernilai 24 miliar dolar–lebih dari 12 kali kapitalisasi pasar New York Time–bahkan New York Times mempunyai pendapatan 133 juta dolar pada 2012 sementara Twitter justru merugi. Apa yang menjelaskan peningkatan sebesar itu bagi Twitter?

Jawabnya adalah arus kas (cash flow). Mungkin ini terdengar aneh karena New York Times menghasilkan untung sementara Twitter tidak. Akan tetapi, sebuah bisnis besar didefinisikan berdasarkan kemampuannya menghasilkan arus kas  di masa mendatang. Para investor berharap Twitter akan mampu meraih laba monopoli dalam satu dekade mendatang sementara zaman monopoli bagi surat kabar sudah berlalu.

(hlm.53)

Dalam bahasa yang sederhana, nilai sebuah bisnis hari ini adalah jumlah seluruh uang yang akan dibuatnya di masa mendatang.

Perusahaan-perusahaan teknologi mengikuti lintasan yang berlawanan. Mereka sering rugi uang selama beberapa tahun pertama: perlu waktu untuk membangun produk-produk yang bernilai, dan itu berarti pendapatan yang tertunda. Sebagian besar nilai bisnis sebuah perusahaan teknologi akan datang sekurangnya 10 hingga 15 tahun ke depan.

(hlm.56)

Pentingnya laba masa depan adalah sesuatu yang kontraintuitif bahkan di Silicon Valley. Agar sebuah  perusahaan mempunyai nilai bisnis, perusahaan itu harus tumbuh dan taha lama, tetapi banyak pengusaha yang hanya memusatkan perhatian pada pertumbuhan jangka pendek. Mereka punya alasan: pertumbuhan mudah diukur, berbeda dengan daya tahan. Mereka yang menjadi mania pengukuran terobsesi dengan statistik pengguna aktif mingguan, target-target pendapatan bulanan, dan laporan-laporan pendapatan tiap kuartal. Bagaimanapun, Anda dapat meraih angka-angka itu dan masih melewatkan masalah-masalah lebih mendalam dan lebih sulit diukur yang mengamcam daya tahan bisnis Anda.

(hlm.57)

Jika Anda lebih memusatkan  perhatian pada pertumbuhan jangka pendek daripada yang lainnya, Anda melewatkan pertanyaan paling penting yang seharusnya Anda tanyakan: apakah bisnis ini akan masih ada sepuluh tahun dari sekarang? Angka-angka saja tidak bisa menjawab pertanyaan itu; Anda harus berpikir secara kritis tentang sifat kualitatif Anda.

(hlm.58)

SIFAT-SIFAT KHAS MONOPOLI

Seperti apakah perusahaan yang jauh di masa mendatang memiliki arus kas besar?

  1. Teknologi yang Dilindungi Hak Paten

Teknologi yang dilindungi hak paten (proprietary technology) adalah keunggulan paling mendasar yang dapat dimiliki oleh sebuah perusahaan karena itu membuat produk Anda sulit atau mustahil ditiru.

Berdasarkan pedoman, teknologi yang dipatenkan harus setidaknya 10 kali lebih baik daripada teknologi-teknologi pesaing yang paling dekat dalam beberapa dimensi yang penting untuk mengantar ke unggulan monopolistik yang nyata.

(hlm.59)

Jika Anda membangun sesuatu yang bernilai dan belum pernah ada, peningkatan nilai di sini secara teori tidak terbatas. Sebuah obat yang aman untuk mengurangi kebutuhan untuk tidur, atau obat untuk mengatasi kebotakan, misalnya, sudah pasti akan mendukung sebuah bisnis monopoli.

(hlm.60)

  • Efek Jaringan

Efek jaringan membuat sebuah produk lebih bermanfaat sejalan dengan makin banyak orang yang menggunakannya.

(hlm.61)

  • Economies of Scale

Sebuah bisnis monopoli semakin kuat sewaktu bisnis itu menjadi besar: unsur-unsur biaya tetap dalam menciptakan sebuah produk (Teknik, manajemen, ruang kantor) dapat dibagikan ke seluruh penjualan yang berjumlah lebih besar. Usaha startup dalam bidang perangkat lunak dapat menikmati economies of scale yang begitu dramatis karena ongkos marginal untuk membuat salinan produk mendekati nol.

(hlm.63)

  • Merek yang Kuat

Dan Apple menikmati efek jaringan yang kuat dari ekosistem kontennya: ribuan pengembang menulis perangkat lunak untuk peranti-peranti Apple karena di situlah mereka menemukan ratusan juga  pengguna, dan pengguna-pengguna itu bertahan di flatform tersebut karena di sanalah mereka menemukan aplikasi-aplikasi yang diperlukan.

(hlm.64)

MEMBANGUN SEBUAH MONOPOLI

Oleh sebab itu, setiap usaha startup harus memiliki dengan pasar yang sangat kecil.

(hlm.65)

Jauh lobih mudah merangkul beberapa ribu orang yang sungguh memerlukan produk kami daripada mencoba bersaing dalam menarik perhatian jutaan orang di sebaran yang luas.

Targer pasar yang sempurna untuk sebuah usaha startup adalah sekelompok kecil orang tertentu yang terkonsentrasi di suatu tempat dan hanya dilayani oleh beberapa pesaing atau tidak ada pesaing sama sekali.

(hlm.66)

Memperbesar Ukuran

Setelah Anda berhasil menciptakan dan menguasai sebuah ceruk pasar, Anda harus secara bertahap mengembangkan diri ke pasar yang terkait dan yang sedikit lebih besar. Amazon menunjukkan bagaimana hal itu dapat dicapai. Jeff Bezos, sang pendiri, mempunyai visi menguasai seluruh bisnis eceran online, tetapi dengan penuh pertimbangan, ia memulai dengan buku. Buku-buku yang ada dalam katalog berjumlah jutaan, tetapi semua buku memiliki bentuk yang hampir sama, mudah dikemas dan dikirimkan, dan sebagian di antara buku-buku yang paling jarang terjual–judul-judul yang paling tidak menguntungkan untuk dipajang oleh toko eceran mana pun–juga menarik pelanggan-pelanggan yang antusias.

(hlm.70)

YANG TERAKHIR AKAN MENJADI YANG PERTAMA

Namun, bergerak paling dahulu adalah sebuah taktik, bukan sasaran. Yang penting sesungguhnya adalah membangkitkan arus kas di masa mendatang, maka menjadi pihak yang berangkat paling dahulu tidak ada keuntungannya bagi Anda jika kemudian orang lain menyusul dan mengambil alih kedudukan Anda. Jauh lebih baik menjadi the last mover–yaitu, membuat pengembangan besar terakhir di sebuah pasar tertentu dan menikmati laba monopoli selama bertahun-tahun atau bahkan puluhan tahun.

(hlm.72)

6

ANDA BUKAN SEHELAI KUPON UNDIAN

Adakah cara untuk menyelesaikan perdebatan ini secara objektif? Sayangnya tidak, karena perusahaan-perusahaan bukan eksperimen. Untuk mendapatkan sebuah jawaban ilmiah tentang Facebook, misalnya, kita harus mundur ke 2004, menciptakan 1000 salinan dunia, dan mendirikan Facebook pada tiap salinan itu untuk melihat berapa kali perusahaan itu akan sukses. Namun, eksperimen seperti itu tidak mungkin dilakukan.

(hlm.73)

Ralph Waldo Emerson menuangkan etos ini ketika menulis: “Orang  berpikiran dangkal percaya pada keberuntungan, percaya pada situasi….Orang yang tangguh percaya pada sebab dan akibat.” Pada 1912, sesudah ia menjadi penjelajah pertama yang sampai ke Kutub Selatan, Roald Amundsen menulis: “Kemenangan menunggu orang yang memiliki segala sesuatu yang tertata–keberuntungan, kata orang-orang.”

(hlm.75)

 DAPATKAH ANDA MENGENDALIKAN

MASA DEPAN ANDA?

Pandangan bahwa masa mendatang serbapasti, sebaliknya lebih menghargai keyakinan-keyakinan yang kuat. Alih-alih mengejar banyak hal secara setengah-setengah dan menyebutnya “seimbang”, penganut aliran ini menentukan satu hal terbaik yang akan ia lakukan kemudian mengerjakannya. Alih-alih bekerja tak kenal lelah untuk membuat dirinya sama seperti banyak orang lain, ia berusaha menjadi hebat dalam satu hal yang mendasar–untuk memonopoli satu hal.

(hlm.79)

Sistem Jalan Raya Antarnegara Bagian mulai dibangun pada 1956, dan 30.000 kilometer pertama jalan itu dibuka untuk lalu lintas umum pada 1965.

(hlm.80)

Rencana-rencana yang berani tidak dibatasi hanya untuk pemimpin-pemimpin politik atau ilmuwan-ilmuwan pemerintah. Pada akhir 1940-an, seorang warga California bernama John Reber bertekad menciptakan kembali  geografi fisik seluruh kawasan Teluk San Fanscisco. Reber adalah seorang guru, prosedur teater amatir, sekaligus seorang insinyur autodidak. Meskipun tak memiliki ijazah , ia secara terbuka menyatakan maksudnya untuk membangun dua bendungan besar di teluk, membangun danau air tawar sangat besar untuk air minum dan irigasi, dan mereklamasi 8093 hektar lahan untuk pembangunan. Bahkan, meskipun ia tidak memiliki otoritas pribadi, orang menanggapi Rencana Reber dengan serius. Rencana tersebut didukung oleh ulasan di tajuk rencana sejumlah surat kabar di sepanjang California. Kongres Amerika Serikat mengadakan dengar pendapat tentang kelayakannya. Korps Zeni Angkatan Darat bahkan membangun model seluas 6100 meter persegi untuk kawasan itu di sebuah gudang yang menyerupai gua di Sausalito sebagai simulasi. Uji-uji tersebut menyingkap kekurangan-kekurangan teknisnya, maka rencana tersebut tidak dilaksanakan.

(hlm.85)

DUNIA OPTIMIS KITA YANG SERBA-KETIDAKPASTIAN

Keuangan yang Serba-Ketidakpastian

Ketidakpastiaan dalam bidang keuangan bisa muncul dengan aneh. Bayangkan yang terjadi ketika pengusaha sukses menjual perusahaan  mereka. Apa yang mereka perbuat dengan uang itu? Di sebuah dunia yang telah mengalami proses finansial, yang terjadi adalah sebagai berikut:

  • Para pendiri tidak tahu apa yang harus diperbuat dengan uang itu, maka mereka memberikannya kepada sebuah bank besar.
  • Bank tidak tahu yang harus diperbuat dengan uang itu, maka mereka membagikannya ke sejumlah investor institusional.
  • Investor institutional tidak tahu yang harus diperbuat dengan modal yang harus mereka kelola itu, maka mereka membagi-baginya untuk membeli sejumlah saham.
  • Perusahaan mencoba meningkatkan harga per saham mereka dengan mengusahakan arus kas yang bebas. Dalam hal itu hal itu, mereka menerbitkan dividen atau membeli kembali saham-saham, maka siklus berulang.

(hlm.87)

Politik yang Serba-Ketidakpastian

Akan tetapi, sekarang, setelah 40 tahun merayap dalam ketidakpastiaan, pemerintah terutama hanya menyediakan asuransi; solusi-solusi pemerintah Amerika dalam menghadapi masalah-masalah besar adalah Medicare, Social Security, dan serangkaian program pembayaran melalui transfer lain yang sangat beragam. Tidak mengherankan jika entitlement spending telah melebihi discretionary spending, setiap tahun sejak 1975. Guna meningkatkan discretionary spending kita memerlukan rencana-rencana yang pasti untuk memecahkan masalah-masalah tertentu.

Filsafat yang Serba-Ketidakpastian

Filsafat dunia kuno bersifat pesimitis: Plato, Aristoteles, Epicurus, dan Lucretius, semuanya menerima batas-batas yang kaku dalam hal potensi manusia. Pertanyaan satu-satunya adalah bagaimana cara terbaik untuk mengatasi nasib tragis kita. Sebagian besar filsuf-filsuf modern mengambil sikap optimistis. Dari Herbert Spencer di aliran kanan dan Hegel di tengah sampai Marx di aliran kiri, abad kesembilan belas sama-sama digerakkan oleh keyakinan terhadap kemajuan. (Ingat pujian resmi Marx dan Engels atas keunggulan teknologi dalam kapitalisme di halaman 65).

(hlm.88)

 Pada akhir abad kedua puluh, filsafat yang serba-ketidakpastian berada di depan. Dua pemikir politik yang dominan, John Rawls dan Robert Nozick, biasanya dipandang sebagai dua orang yang sangat bertolak belakang: di pihak egalitarian kiri, Rawls berkepentingan dengan masalah-masalah seputar keadilan dan distribusi; di pihak libertarian kanan, Nozick memusatkan perhatian pada memaksimalkan kebebasan individu. Mereka sama-sama percaya bahwa orang dapat hidup bersama secara damai, maka tidak seperti orang-orang zaman dahulu, mereka optimistis. Akan teteapi, tidak seperti Spencer Marx, Rawls dan Nozick adalah penganut-penganut optimisme yang serba-ketidakpastiaan: mereka tidak memiliki visi tertentu tentang masa depan.

(hlm.89)

Dalam filsafat, politik, dan bisnis pun, berdebat tentang proses telah menjadi sebuah cara untuk terus menunda pembuatan rencana yang konkret untuk masa depan yang lebih baik.

Kehidupan yang Serba-Ketidakpastiaan

Francis Bacon menulis bahwa “memperpanjang hidup” harus dipandang sebagai cabang tersendiri dalam ilmu kedokteran–dan yang paling mulia.

(hlm.91)

Hukum Errom–yang merupakan kebalikan hukum Moore–menemukan  bahwa jumlah obat baru yang disetujui per miliar dolar yang dikeluarkan untuk penelitian dan pengembangan telah di potong setengahnya setiap sembilan tahun sejak 1950.

Bandingkan usaha-usaha startup dalam bioteknologi dengan usaha-usaha startup serupa dalam perangkat lunak komputer.

  Usaha Startup Bioteknologi Usaha Startup  Perangkat Lunak
Subjek Organsme tak terkendali Kode yang sangat terkontrol
Lingkungan Alami, sangat belum di pahami Tiruan, Sudah sangat dipahami
Pendekatan Serba-Ketidakpastian, acak Serbapasti, hasil rekayasa
Regulasi Diatur sangat ketat Pada dasarnya tanpa regulasi
Biaya Mahal (> 1 miliar dolar per obat) Murah (Sedikit uang pemancing)
Tim Orang lab bergaji tinggi yang bekerja sendiri- sendiri Para hacker wirausahawan yang berkomitmen

Usaha startup bioteknologi adalah contoh ekstrem pola pikir yang serba-ketidakpastian.

(hlm..94)

Sesungguhnya, hampir setiap orang di dunia modern sudah pernah mendengar jawaban atas pertanyaan ini: kemajuan tanpa perencanaan adalah sesuatu yang kita sebut “evolusi”. Darwin sendiri menulis bahwa hidup cenderung “maju” meskipun tidak ada orang yang mengaturnya.

(hlm.95)

Darwinisme mungkin saja sebuah teori yang bagus dalam konteks lain, tetapi untuk usaha startup perancangan yang cerdas memberikan hasil yang paling baik.

(hlm.97)

Kekuatan perencanaan ini menerapkan sulitnya menilai perusahaan-perusahaan swasta. Ketika sebuah perusahaan besar membuat sebuah penawaran untuk mengakuisisi sebuah usaha startup yang sukses, perusahaan itu hampir selalu memberikan penawaran yang terlalu tinggi atau terlalu rendah: para pendiri hanya menjual ketika mereka tidak lagi memiliki visi konkret untuk perusahaanya, yang berakibat sang pembeli barangkali membayar terlalu mahal; pendiri yang memiliki pandangan serbapasti dengan rencana-rencana besarnya tidak akan menjual, yang berarti penawaran belum cukup tinggi. Ketika Yahoo! Mengajukan tawaran untuk membeli Facebook sehingga 1 miliar dolar pada Juli 2006, saat itu saya berpendapat bahwa kami setidaknya harus mempertimbangkannya. Akan tetapi, Mark Zuckerberg masuk ke ruang rapat direksi sambil berkata: “Baik, teman-teman, ini cuma formalitas, jika tidak akan lebih dari 10 menit. Kita jelas tidak akan menjual perusahaan ini.”

(hlm.99)

7

MENGIKUTI UANG

“Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.” (Matius 25:29)

(hlm.101)

Kita tidak hidup di sebuah dunia yang normal; kita hidup di bawah kekuasaan hukum pangkat.

HUKUM PANGKAT DALAM MODAL VENTURA

Dana ventura biasanya mempunyai rentang hidup 10 tahun karena perlu waktu bagi perusahaan-perusahaan sukses untuk tumbuh dan “exit

(hlm.103)

Akan tetapi, pendeknya spray and pray ini biasaya menghasilkan portofolio yang keseluruhannya gagal, tanpa ada satu pun yang berhasil. Ini dikarenakan laba ventura sama sekali tidak mengikuti distribusi normal. Sebaliknya, mereka mengikuti hukum pangkat: segelintir kecil perusahaan secara radikal mengalahkan semua yang lain. Jika Anda mencoba melakukan diversifikasi, alih-alih memusatkan perhatian pada beberapa perusahaan yang memang berpeluang menghasilkan pertambahan nilai luar biasa, Anda akan melewatkan perusahaan-perusahaan langka itu.

Hasil-hasil kami di Founders Fund menggambarkan pola yang menyimpang ini: Facebook, investasi terbaik dalam penanaman dana tahun 2005 kami, menghasilkan laba bersih besar daripada gabungan semua yang lain. Palantir, investasi terbaik kedua, di harapkan menghasilkan laba bersih dari gabungan semua investasi lain di luar Facebook.

(hlm.104)

Rahasia paling besar dalam modal ventura adalah bahwa investasi terbaik di sebuah lembaga pedanaan yang sukses sama besarnya bukan mengalahkan gabungan semua lembaga pendanaan yang lain.

Ini menyiratkan dua aturan aneh bagi pemodal-pemodal ventura. Pertama,  berinvestasilah hanya di perusahaan-perusahaan yang memiliki potensi untuk menghasilkan pengembalian modal keselurahan. Ini aturan yang mengerikan, karena sama artinya dengan menghapuskan sebagian besar investasi yang masih mungkin. (Bahkan perusahaan-perusahaan yang cukup sukses biasanya berhasil pada skala yang tidak begitu mencolok.) Ini mengantar ke aturan nomor dua: karena aturan nomor satu sudah begitu ketat, berarti tidak boleh ada aturan lain sama sekali.

Perhatikan apa yang terjadi ketika Anda melanggar aturan pertama. Andreessen Horowitz berinvestasi senilai 250.000 dolar di Instagram pada 2010. Ketika Facebook membeli Instagram hanya dua tahun kemudian senilai 1 miliar dolar, Andreessen memperoleh hasil bersh 78 juta dolar–sebuah laba 312 kali lipat dalam kurang dari dua tahun. Itu sebuah laba yang dahsyat, yang menjadikan reputasi perusahaan itu sebagai salah satu yang terbaik di Silicon Valley. Namun, cara yang aneh ini belum memadai sama sekali, karena Andreessen Horowitz telah mengucurkan dana sebesar 1,5 miliar dolar: seandainya mereka hanya menulis cek dengan nilai 250.000 dolar, berarti mereka akan perlu menemukan 19 Instagram hanya untuk mencapai titik impas. Ini sebabnya investor-investor umumnya menaruh jauh lebih banyak di perusahaan yang paling menguntungkan untuk didanai.

(hlm.105)

Bagaimanapun, setiap perusahaan di sebuah portofolio ventura yang bagus harus memiliki potensi untuk sukses dengan skala sangat besar. Di Founders Fund, kami berfokus pada lima sampai tujuh perusahaan dalam sebuah pendanaan, yang masing-masing menurut kami dapat menjadi sebuah bisnis multimiliar dolar karena dasar-dasarnya yang unik.

(hlm.107)

Dan, karena tidak seorang pun bersedia menyerah untuk sebuah investasi, pemodal ventura biasanya menghabiskan waktu lebih banyak mengurusi perusahaan-perusahaan yang bermasalah di bandingkan perusahaan yang paling sukses.

(hlm.109)

Jika dibandingkan, kedua belas perusahaan itu memiliki nilai lebih dari 2 triliun dolar, lebih dari semua perusahaan teknologi lain secara gabungan.

 (hlm.110)

Semua orang yang melewati sistem persekolahan Amerika belajar untuk tidak berpikir berdasarkan hukum pangkat.

Apa yang Anda kerjakan itu penting. Anda harus memuaskan perhatian terus-menerus pada apa pun yang Anda kerjakan dengan baik, tetapi sebelum itu Anda harus berpikir keras tentang nilainya di masa mendatang.

(hlm.111)

Hukum pangkat mengandung arti bahwa perbedaan-perbedaan antara perusahaan-perusahaan akan mengerdilkan perbedaan peran di dalam perusahaan-perusahaan. Anda dapat memiliki 100% ekuitas jika Anda mendanai usaha startup Anda sendiri secara penuh, tetapi kalau gagal, Anda akan tidak mendapatkan apa pun. Sebaliknya, memiliki 0,01% saham Google saja sama dengan memiliki aset yang luar biasa besar (lebih dari 35 juta dolar sewaktu buku ini disusun).

Jika Anda memulai perusahaan Anda sendiri, Anda harus mengigat hukum pangkat untuk mengoperasikannya dengan baik.

(hlm.113)

8

RAHASIA

Tentu saja, banyak hal yang masih belum kita pahami, tetapi ada beberapa hal yang mungkin mustahil kita jelaskan–yakni misteri, bukan rahasia. Sebagai contoh, teori dawai menerangkan fisika jagat raya berdasarkan benda-benda satu dimensi yang bergetar, yang disebut “dawai” (string). Apakah teori dawai benar? Anda sungguh tidak dapat merancang eksperimen untuk mengujinya. Sedikit sekali orang, kalaupun ada, yang mampu memahami semua implikasinya. Akan tetapi, apakah itu hanya karena sulit? Atau apakah itu sebuah misteri yang mustahil? Ini harus dibedakan. Anda bisa mendapatkan hal-hal yang sulit, tetapi Anda tidak bisa mendapatkan hal-hal yang mustahil.

Ingat versi bisnis pertanyaan melawan arus kita: apa perusahaan berniali bisnis tinngi yang tidak dibangun oleh siapa pun?

(hlm.114)

Ia membagi sasaran-sasaran manusia menjadi tiga kelompok:

  1. Sasaran-sasaran yang dapat dipenuhi dengan upaya minimal;
  2. Sasaran-sasaran yang dapat dipenuhi dengan upaya serius; dan
  3. Sasaran-sasaran yang tidak dapat dipenuhi, tidak peduli seberapa besar upaya yang dikerahkan.

(hlm.116)

Semua fundamentalis berpikir seperti itu, tidak hanya teroris dan hipster. Fundamentalisme keagamaan, misalnya, tidak memberi ruang di antaranya untuk pertanyaan-pertanyaan sulit: yang ada adalah kebenaran-kebenaran mudah yang dapat dihafalkan dan diocehkan dengan lancar oleh anak-anak, dan ada misteri-misteri tentang Tuhan, yang tidak dapat dijelaskan.

(hlm.117)

Mengapa sampai begitu banyak anggota masyarakat kita yang percaya bahwa tidak ada lagi rahasia-rahasia sulit? Ini mungkin dimulai dengan geografi. Sekarang, sudah tak ada lagi tempat-tempat tanpa keterangan di peta. Seandainya Anda dibesarkan dalam abad kedelapan belas, masih ada tempat-tempat baru yang dapat didatangi.

(hlm.123)

Wiles mulai mengerjakannya pada 1986 , tetapi ia merahasiakannya sampai 1993, ketika ia tahu bahwa ia hampir menemukan soalusinya.sesudah sembilan tahun bekerja keras, Wiles membuktikan dugaan itu pada 1955. Ia memerlukan kecemerlangan untuk sukses, tetapi ia juga memerlukan keyakinan terhadap rahasia.

(hlm.125)

CARA MENEMUKAN RAHASIA

Ada dua macam rahasia: rahasia tentang alam dan rahasia tentang manusia.

(hlm.126)

Kadang-kadang mencari rahasia alam dan mencari rahasia manusia membawa kita ke kebenaran yang sama. Kita perhatikan rahasia monopoli sekali lagi: kompetisi dan kapitalisme itu saling berlawanan. Apabila Anda belum mengetahuinya, Anda dapat menyingkapnya dengan cara empiris yang alami: lakukan studi kuantitaf atas laba perusahaan, maka Anda akan menyaksikan laba tersebut terhapuskan oleh kompetisi.

(hlm.127)

Nutrisi penting bagi semua orang, tetapi Anda tidak dapat menjadikannya mata kuliah utama di Harvard.

(hlm.137)

9

DASAR-DASAR

Sebuah dewan idealnya terdiri atas tiga komisaris. Dewan komisaris Anda sebaiknya tidak pernah lebih dari lima orang, kecuali perusahaan Anda sebuah go public. (Regulasi pemerintah secara efektif memandatkan bahwa perusahaan-perusahaan publik memiliki dewan komisaris lebih besar–rata-rata sembilan orang.)

(hlm.139)

UANG BUKAN SEGALANYA

Jangan sampai seorang CEO di sebuah usaha startup yang di dukung dana ventura dan masih di tahap awal menerima gaji lebih dari 150.000 dolar per tahun. Tidak penting apakah ia biasa mendapatkan jauh lebih besar dari itu di Google atau apakah ia memiliki utang kredit besar dan harus membayar biaya sekolah anak-anaknya disekolah swasta. Jika seorang CEO mendapatkan 300.000 dolar per tahun, ia beresiko menjadi lebih seperti seorang politikus daripada seorang pendiri.

Dana tunai itu menarik. Dana tunai menawarkan opsionalitas yang murni: begitu Anda menerima gaji Anda, anda dapat berbuat apa saja yang Anda inginkan dengannya. Bagaimanapun, kompensasi tunai yang tinggi mengajarkan kepada para karyawan untuk menuntut nilai dari perusahaan berdasarkan yang sudah ada, bukannya menginvestasikan waktu mereka untuk menciptakan nilai baru di masa depan.

(hlm.142)

Ekuitas adalah sebuah alat yang ampuh tepatnya karena keterbatasan-keterbatasan tadi. Siapa pun yang lebih suka memiliki sebagian dari perusahaan Anda daripada dibayar secara tunai mengungkapkan preferensinya terhadap jangka panjang dan sebuah komitmen untuk meningkatkan nilai perusahaan Anda di masa mendatang.

MEMPERPANJANG MOMEN PENDIRIAN

Bagaimanapun, momen pendirian sebuah perusahaan sungguh hanya terjadi satu kali: hanya pada bagian awal itu Anda memiliki kesempatan untuk menetapkan aturan-aturan yang akan yang menyearahkan orang-orang menuju penciptaan nilai di masa mendatang.

(hlm.146)

10

MEKANISME MAFIA

Karena waktu adalah aset Anda yang paling berharga, aneh kalau menghasbiskannya untuk bekerja dengan orang-orang yang tidak memiliki visi jangka panjang yang sama dengan Anda.

(hlm.150)

DI BALIK KERUDUNG SILICON VALLEY

Tim pertama Paypal bekerja sama dengan baik karena kami sama-sama kutu buku. Kami semua menyukai fiksi ilmiah: Cryptonomicon adalah bacaan wajib, dan kami lebih menyukai Star Wars yang kapitalis daripada Star Trek yang komunis.

(hlm.151)

KERJAKAN SATU HAL

Langkah terbaik yang pernah saya lakukan sebagai seorang manajer di Paypal adalah membuat semua orang di perusahaan bertanggung jawab untuk mengerjakan satu hal saja.

Akan tetapi, belakangan saya melihat hasil yang lebih dalam: mendefinisikan peran mengurangi konflik. Kebanyakan perseteruan dalam sebuah perusahaan terjadi ketika sesama karyawan bersaing untuk tanggung jawab yang sama.

(hlm.156)

11

KALAU MEMBUATNYA, APAKAH KONSUMEN AKAN DATANG?

KUTU BUKU VERSUS PENJUAL

Akan tetapi, iklan tidak hadir untuk membuat Anda langsung membeli sebuah produk; iklan hadir untuk menanamkan kesan-kesan tersamar yang akan mendorong penjualan di kemudian hari. Siapa pun yang tidak dapat mengakui pengaruh iklan dalam dirinya sendiri sama dengan terkecoh dua kali.

(hlm.159)

CARA MENJUAL SEBUAH PRODUK

Penjualan dan distribusi yang superior dengan sendirinya dapat menciptakan sebuah monopoli, bahkan untuk produk yang tidak memiliki keistimewaan.

(hlm.206)

13

SERBAHIJAU

Tesla mulai dengan submarket yang mampu dikuasainya: pasar sangat kecil untuk mobil sport listrik kelas atas.

(hlm.207)

Tesla berangkat lebih dahulu dan bergerak lebih cepat daripada yang lain–dan perpaduan itu dapat membuat keunggulannya bertahan sampai jauh ke depan. Tanda yang paling jelas untuk terobosan Tesla adalah mereknya yang sangat diminati: mobil merupakan salah satu keputusan pembelian paling besar yang diambil oleh seseorang, dan kepercayaan konsumen dalam kategori itu sulit didapatkan. Dan, tidak seperti semua pabrik mobil lain, pendiri Tesla masih memegang kendali, maka perusahaan itu tidak akan surut dalam waktu cepat.

 

 

Key Management Model 60 Model Manajemen yang Perlu Diketahui Setiap Manajer

Marcel Van Assen, Gerben van den Berg & Paul Pietersma

Berikut ini adalah kutipan-kutipan yang saya kumpulkan dari buku Key Management Model 60 Model Manajemen yang Perlu Diketahui Setiap Manajer oleh Marcel Van Assen, Gerben van den Berg & Paul Pietersma.

Tanpa harus membacanya semua, Anda mendapatkan hal-hal yang menurut saya menarik dan terpenting.

Saya membaca buku-buku yang saya kutip ini dalam kurun waktu 11 – 12 tahun. Ada 3100 buku di perpustakaan saya. Membaca kutipan-kutipan ini menghemat waktu Anda 10x lipat.

Selamat membaca.

Chandra Natadipurba

===

Key Management      
Models

60 model manjemen yang perlu diketahui setiap manajer

Marcel Van Assen, Gerben van den Berg    
& Paul Pietersma

308.330.12.0

KEY MANAGEMENT MODELS

Marcel van Assen, Gerban van den Berg & Paul Pietersma

Penerjemah : Griselda Raisa Susanto

Editor : Rizal Pahlevi Hilabi

Desainer Cover : Satrio Amal Budiawan

(hlm.x)

Kata Pengantar

Model manajemen bukan sekadar alat bagi para profesional dan manajer, tapi sebenarnya merupakan salah satu cara untuk berkomunikasi.

(hlm.xii)

Beberapa model mampu bertahan di bawah pengawasan ilmiah tingkat tinggi, tetapi banyak yang hanya merupakan alat bantu memori.

(hlm.xiv)

Cara Menggunakan Buku

• Bagian 1 : Strategi (penempatan/tujuan)

• Bagian 2 : Taktis (rancangan/organisasi)

• Bagian 3 : Operasinal (implementasi/pelaksanaan)

[ BAGIAN SATU ]

Model-model strategis

Model-model ini membantu unntuk menganalisis dan merencanakan posisi strategis
Suatu perusahaan dan menyajikan jawaban bagi pernyataan-pernyataan strategis.

(hlm.3)

1. Matriks Prodok/Pasar Ansoff

(hlm.5)

Waktu Pengunaan

Demi perencanaan sistemastis di masa depan, di masa depan, manager harus memahami kesenjangan (gap) antara posisi perusahaan saat ini dan posisi yang diinginkan. Matriks produk/pasar antara Ansoff dan kubus Ansoff dapat digunakan sebagai kerangka untuk mengidentifikasi arah dan kesempatan pertumbuhan perusahaan.

(hlm.9)

2. Matriks BCG

Gambaran Umum

Pengunaan matriks BCG membantu untuk mengidentifikasi dan menilai prioritas dari pertumbuhan portofolio produk. Matriks ini terdiri atas dua dimensi: pertumbuhan pasar dan pangsa pasar. Produk dinilai berdasarkan dimensi-dimensi tersebut, dan kemudian masing-masing diklasifikasi ke dalam salah satu dari empat kategori yang berbeda: stars, cash cown, question marks, dan dogs.

(hlm.10)

Cara Penggunaan

Misalnya, pangsa pasar suatu perusahaan diindikasikan kecil apabila kurang dari sepertiga pangsa pasar pesaing terbesarnya.

(hlm.13)

3. Strategi Samudra Biru

Kebanyakan model-model strategis berfokus pada pencapaian keunggulan kompetitif: pertanyaan utamanya adalah cara menjadi lebih baik daripada pesaing. Model Strategi Samudra Biru tidak berfokus untuk mengalahkan pesaing, melainkan untuk membuat kompetisi menjadi tidak relevan dengan cara menciptakan peluang-peluang ‘samudra biru’ (‘blue ocean’).

(hlm.16)

Analisis Akhir

Walaupun Kim dan Mauborgne telah membuat konstribusi yang berharga bagi literatur manajemen strategis, tidak semua perusahaan dianjurkan untul mengadopsi model ini. Strategis Samudra Biru dapat menjadi strategi yang baik bagi banyak perusahaan, tetapi yang lain, strategi yang bergerak  cepat, kepemimpinan dalam hal biaya hal biaya paling efisien, serta diferinsasi atau strategi fokus mungkin jaug lebih menjanjikan (Poter, 1979)

(hlm.17)

4. Analisis kompetitif: lima Kekuatan Porter

(hlm.18,19,20)

Gambaran Umum      

Analisis kompetitif Porter (1998) mengidentifikasi lima kekuatan kompetitif (competitive forces) dasar yang menentukan daya tarik relatif dari suatu industri: pendatang baru, kekuatan menawar dari pembeli, kekuatan menawar dan membeli, kekuatan menawar dari pembeli, kekuatan menawar dari pemasok, produk atau layanan subtitusi, dan persaingan antara pesaing yang ada.     

Cara Pengunaan        

  1. Pendatang Baru           
  2. Pengganti (Substitutes)
  3. Kekuatan menawar dari pembeli        
  4. Kendali pemasok industri       
  5. Pesaing yang ada

(hlm.23)

Analisis akhir 

Walaupun model ini dapat dibilang paling banyak digunakan dan diakui untuk analisis strategi, model kuat analisis strategis, model kuat ini memiliki satu kelemahan besar, yaitu cenderung menekankan kekuatan-kekuatan eksternal dan cara perusahaan dapat melawan kekuatan-kekuatan ini.

(hlm.24)

5. Kompetensi – kompetensi inti

(hlm.26)

Cara Pengunaan

  • Apa nilai yang akan kita sampaikan pada pelangan dalam, katakanlah, waktu 10 tahun?

(hlm.29)

6. Model pertumbuhan Greiner

(hlm.33)

Model pertumbuhan Greiner dapat diterapkan sebagai berikut:

4. Buatlah perencanaan dan ambil tindakan persiapan untuk melakukan transisi seharus mungkin.

(hlm.34)

Analisis Akhir

Meskipun model dasar ini dipublikasikan pada tahun 1972, model pertumbuhan Larry Greiner masih sangat membantu dalam memhami masalah-masalah yang berhubungan dengan pertumbuhan, dan dampak solusi-solusi pada suatu organisasi.

(hlm.35)

7. Keahlian-keahlian khusus dari Kay

Gambaran Umum

Dalam pasar yang efisien, harga selalu mencerminkan niali produk atau jasa yang sesungguhnya. Jika demikian, mengapa beberapa perusahaan bisa mematok harga yang lebih tinggi untuk produk yang sepertinya serupa?

Keberhasilan perusahaan bergantung pada keahlian khusus.

(hlm.38)

Jika salah satu pemain hanya memainkan permainan sekali, maka strategi terbaik adalahh untuk mendapatkan satu-kali transaksi yang amat menguntungkan bagi hubungan jangka panjang.

(hlm.39)

Chicken game: Nama chicken berasal dari satu permainan di mana dua pengemudi berkendaraan menuju satu sama lain dalam satu jalur yang akan saling menabrak: salah satu dari mereka harus berbelok, karena kalau tidak mereka bisa meninggal dalm kecelakaan itu.

Standars game: ini terjadi di pasar di mana produk memerlukan produk komplementer (misalnya hardware dan software)

(hlm.41)

8. Organisasi berorientasi pasar

(hlm.43)

Cara Pengunaan

Sebuah indikator kinerja utama (key perfomance indicator-KPI) adalah indikator yang digunakan dalam membantu organisasi untuk mendefinisikan dan mengukur kemajuan dalam pencapaian tujuan organisasi.

(hlm.45)

9. Off-shoring/outsourcing

(hlm.47)

Analisis Akhir

Risiko penggunaan model ini adalah godaan untuk melompati langkah-langkah tertentu agar dapat dengan cepat berpindah ke tahap implementasi. Misalnya, dengan mencari partner off-shoring yang potensial sebelum memikirkan dengan saksama mengenai dampak strategis dan konsekuensi bagi personel yang ada.

(hlm.49)

10. Road-mapping

Gambaran Umum

Pemetarencanaan (road-mapping) adalah penciptaan visi bersama.

(hlm.54)

Referensi

Farrukh, C., Phaal, R., dan Probert, D. (2003) ‘Technology road-mapping linking technology resources into business planning’. International Journal of Technology Management 26 (1): 2-19.

(hlm.55)

11. Perencaan skenario

(hlm.57)

Waktu Penggunaan

Royal Dutch Shell memberikan empat alasan mengapa perencanaan skenario adalah alat penting bagi pengembangan strategi

  • Mengkonfrontasi asumsi
  • Mengetahui derajat ketidakpastian
  • Memperluas perspektif
  • Mengatasi dilema dan konflik

(hlm.60)

12. Dialog strategis

(hlm.62)

Mobilasi x perumusan x realisasi

(hlm.67)

13. Model manajemen sumber daya manusia strategis

(hlm.71)

Komplikasi ketiga adalah tren pasar yang kuat terhadap isomortisma (isomorphism), mode (fads), dan fashion. Strategi-strategi SDM ditiru dan  diadaptasi, bukannya dikembangkan.

(hlm.72)

14. Perencanaan modal manusia strategi

(hlm.75)

Analisis Terakhir

Pertama, manfaat dari model ini meningkat seiring dengan pengenalan tingkat diferensiasi yang besar antar peran. Diferensiasi pekerjaan memungkinkan rencana SDM untuk disesuaikan sesuai dengan kebutuhan setiap kategori. Kedua, analisis kesenjangan serta pembangunan dan analisis skenario, dapat difasilitasi dengan software komersial yang tersediaa.

(hlm.76)

15. Analisis SWOT

(hlm.77)

Cara Penggunaan

  • Kekuatan: Apa yang menjadi keahlian perusahaan?
  • Kelemahan: Ini adalah hal-hal yang tidak dimiliki, atau tidak dilakukan dengan baik oleh suatu perusahaan.

(hlm.78)

  • Peluang: Dapatkah peruahaan memperoleh keuntungan dari perkembangan-perkembangan tekonologi atau perubahan-perubahan demografi yang terjadi, atau didapatkan permintaan akan produk atau jasa Anda meningkat sebagai hasil dan kemitraan yang sukses?
  • Ancaman: Kesempatan satu perusahaan mungkin menjadi ancaman bagi perusahaan lain.

(hlm.81)

Analisis Akhir

Analisis SWOT adalah alat penilaian diri yang berharga bagi manajemen.

(hlm.82)

16. Rantai Nilau

Gambar Umum

Keunggulan biaya dsn diferensiasi yang sukses ditemukan dengan mempertimbangkan rantai kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk memberikan nilai kepada pelanggan.

(hlm.86)

17. Manajemen berbasis nilai

Gambaran Umum

Nilai perusahaan ditentukan berdasarkan arus kas di masa depan yang didiskontokan. Nilai tersebut tercipta saat perusahaan menginvestasikan modal (capital) terhadap tingkat pengembalian (return) yang melebihi biaya modal.

(hlm.90)

18. Disiplin-disiplin nilai
Treacy dan Wiersema

  • Keunggulan operasional
  • Kepemimpinan produk
  • Kedekatan pelanggan

(hlm.94)

Referensi

Choose your customers, narrow your focus, dominate your market.

[ BAGIAN DUA ]

Model-model taktis

Model-model ini membantu mengatur proses, sumber daya, dan manusia dari satu perusahaan. Model-model ini menjawan pertanyaan penting tentang ‘bagaimana untuk atau how to’
saat menganalisis dan merancang organisai yang unggul.

(hlm.97,98)

19. Kerangka 7 –S

Gambaran Umum

  • Strategi
  • Struktur
  • Sistem
  • Nilai bersama (Shared Value)
  • Gaya (Style)
  • Staf
  • Keahlian (Skills)

(hlm.101)

20. Perhitungan biaya berbasis aktivitas

Gambaran Umum

Model ini digunakan untuk mengalokasikan semua biaya, berdasarkan waktu yang digunakan untuk aktivitas yang berkaitan dengan produk dan jasa yang disediakan bagi pelanggan. Model-model akutamsi biaya tradisional mengalokasikan biaya tak langsung (overhead) berdasarkan volume. Akibatnya, biaya produk bervolume tinggi cenderung terlalu tinggi, sedangkan biaya produk bervolume rendah menjadi terlalu rendah.

(hlm.105)

21. Teori-teori E dan O – Beer dan Nohria

Gambaran Umum

  • Teori E. Tujuan Teori E adalah penciptaan nilai ekonomi, sering dinyatakan sebagai nilai pemegang saham
  • Teori O. Tujuan dari teori O adalah pengembanan kemampuan sumber daya manusia dari organisasi untuk menerapkan strategi, dan mempelajari efektivitas perubahan pada tindakan yang dilakukan.

(hlm.109)

22. Tolok ukur

Gambaran Umum

Tolok ukur (benchmarking) adalah perbandingan sistemastis dari proses dan kinerja organisasi berdasarkan indikator yang telah ditetapkan.

(hlm.111)

Oleh karena itu, sekelompok perusaahan yang memiliki tingkat kompleksitas produk yang sama akan memiliki indikator yang sama dan akan menjadi kelompok rekan (peer group) yang cocok bagi perbandingan keandalan kinerja pengiriman.

(hlm.114)

23. Perancangan ulang proses bisnis

(hlm.116)

Analisis Akhir

Masalah lebih lanjut yang dihadapi oleh BPR adalah, meskipun masuk akal dari segi fungsional ‘keras’ (‘hard’ functional side), segi ‘lunak’ manusia bisa lebih sulit daripada yang diprediksikan di awal (misalnya membuat orang untuk bekerja dalam struktur baru dan dengan aturan baru). Banyak proyek yang BPR tertunda selama tahap desain.

(hlm.117)

24. Nilai-nilai bersaing dari efektivitas organisai

(hlm.119)

Analisis Akhir

Perdebatan seputar model yang menggambarkan organisasi dan masalah yang dihadapinya terus terjadi. Dalam upaya mendapatkan kerangka untuk analisis organisasi, Quinn dan Rohrbaugh mendekati sejumlah peneliti dan para ahli organisasi untuk menentukan dimensi-dimensi utama dari masalah organisasi.

(hlm.121)

25. Kuadran-kuadran inti

(hlm.123)

Untuk tujuan ini, Ofman menyarankan agar tiga perspektif tambahan ditambahkan pada masing-masing dari empat unsur ini, yang kemudian dapat dikombinasikan untuk membentuk ‘kuadran super’ dipersonalisasi:

  • Sesuatu yang akan anda katakan, rasakan, suka, maafkan, harapakan, rindukan atau benci dari diri Anda;
  • Sesuatu yang akan Anda katakan, rasakan, suka, maafkan, harapkan, rindukan atau benci dari orang lain;
  • Sesuatu yang akan orang lain katakan, rasakan, suka, maafkan, harapkan, rindukan, atau benci dari Anda;

(hlm.124,125)

26. Tujuh kebiasaan individu terefektif menurut Covey

Waktu Penggunaan

Model tujuh kebiasaan menuju sukses adalah teori yang mencoba untuk memberikan wawasan tentang mengapa orang yang sukses mengalami kesuksesan dalam bisnis maupun kehidupan pribadi.

(hlm.127)

Analisis Akhir

Pertanyaannya adalah, apa yang mendorong orang untuk melakukan hal-hal yang mereka lakukan, dan bagaimana mereka bisa merasa senang melakukan hal-hal tersebut? Covey menarik manajer-manajer bisnis dan ahli-ahli lain yang tidak bermain-main dengan dirinya, dengan membawa itu semua kembali pada konsep yang dipahami secara umu: efektivitas.

(hlm.128)

27. Piramida Curry: Manajamen pemasaran dan hubungan dengan pelanggan

Jika Anda berhasil mengidentifikasi pelanggan-pelanggan Anda yang paling berharga, mendapatkan mereka, dan meningkatkan pembelian mereka, Anda akan secara signifikan menghasilkan nilai lebih dibandingkan dengan pendekatan satu ukuran untuk semua.

(hlm.130)

Analisis Akhir

Salah satu bahaya inheren adalah kecenderungan memusatkan perhatian untuk menginstal software CRM (yang terserdia) daripada meluangkan waktu untuk mempertimbangkan ruang lingkup dari pelanggan potensial.

(hlm.131)

28. Analis DuPont

Gambaran Umum

Analisis DuPont dapat digunakan untuk menggambarkan bagaimana berbagai faktor penting memiliki dampak indikator kinerja keuangan penting.

Model ini mirip dengan analisis senstivitas, dalam artian bahwa model ini memungkinkan untuk memprediksi pengaruh variabilitas pada satu atau lebih variable input.

(hlm.135)

29. Penepatan harga gerbang pabrik

Gambaran Umum

Penepatan harga gerbang pabrik (factory gate pricing-FGP) adalah metode pengisian ulang modern yang bertujuan untuk menghapus biaya-biaya transportasi yang tidak perlu dan meningkatkan efisiensi rantai pasokan.

(hlm.139)

30. Model keselaran strategis Henderson dan Venkatraman

(hlm.141)

Dalam pandangan tradisional manajemen strategis, ada hubungan hierarkis antara strategis bisnis perusahan dan infrastruktur serta proses sistem informasi.

Strategi bisnis adalah titik awal bagi strategi IT dan infrastruktu.

(hlm.143)

31. Dimensi-dimensi kebudayaan Hofstede

Gambaran Umum

Dengan mempelajari data survei mengenai nilai-nilai yang dipegang karyawan IBM di lebih dari 50 negara, Hostade menyimpulkan bahwa ada perbedaan besar dalam nilai-nilai budaya ini.

  1. Jarak Kekuasaan;
  2. Individualisme/kolektivisme
  3. Maskulinitas/feminitas;
  4. Menghindari ketidakpastian;
  5. Orientasi jangka panjang;

(hlm.144,145)

Cara Penggunaan

Indeks jarak kekuasaan (power distance index-PDI)

Individualisme (IDV)

Maskulinits (MAS)

Indeks menghindari ketidakpastian (uncertainity avoidance indeks–UAI )

Orientasi jangka panjang (long-term orientation–LTO)

(hlm.147)

32. Rumah pembelian dan penawaran

(hlm.149)

Rumah pembelian dan penawaran merupakan salah satu dari banyak kerangka yang digunakan untuk menggambarkan ruang lingkung fungsi pengadaan, dan untuk menentukan tingkat profesionalisme.

(hlm.151)

33. Lingkaran inovasi

(hlm.154)

Analisis Akhir

Lingkaran inovasi adalah alat analisis untuk mengelola proses inovasi yang menyediakan struktur untuk mengawasi kompleksitas yang terkadang di dalamnya.

(hlm.156)

34. 4P pemasaran Kotler

Gambaran Umum

  • Produk (karakteristik);
  • Harga;
  • Tempat (distribusi);
  • Promosi.

(hlm.161)

35. Delapan fase perubahan Kotter

Gambaran Umum

Kotter (1990,1995) menemukan bahwa kesalahan yang paling sering dibuat selama proses perubahan adalah: terlalu mudah berpuas diri; gagal membuat koalisi besar; meremehkan kebutuhan akan visi yang jelas; gagal mengomunikasikan visi secara jela; mengizinkan adanya hambatan; gagal menciptakan kemenangan jangka pendek; terlalu cepat menyatakan kemenangan; dan  tidak mengarahkan perubahan dalam budaya perusahaan.

(hlm.165)

36. Model pembelian Kraljic

Gambaran Umum

  • Barang-barang strategis–memiliki resiko pasokan tinggi dan dampaknya keuangan tinggi. Strategi pembelian untuk barang-barang strategis ditunjukan bagi kemitraan (partnership) atau kolaborasi
  • Barang-barang leverage–barang dengan risiko pasokan rendah tetapi memiliki dampak keuangan tinggi. Strategi pembelian yang didasarkan pada penawaran kompetitif atau lelang.
  • Barang-barang bottleeneck–memiliki dampak rendah pada keuntungan organisasi, tapi barang-barang ini memiliki risiko pasokan yang tinggi. Mengurangi ketergantungan pada pemasok tertentu.
  • Barang-barang non-kritis–Karena penanganan barang non-kritis sering kali membutuhkan biaya yang melebihi nilai produk itu sendiri, produk seperti ini memerlukan strategi pembelian yang bertujuan untuk mengurangi kompleksitas administrasi dan logistik.

(hlm.169)

37. Pemikiran lean/tepat waktu

Lean berfokus pada penghapusan muda (sisa dan inefisiensi), yang didefinisikan sebagai segala sesuatu yang tidak diperlukan untuk menghsilkan produk atau jasa. Dalam pemikiran lean, persedian (inventory) dianggap sebagai akar dari segala kejahatan.

Lean, dan khususnya strategis operasi tepat waktu (just-in-time-JIT), adalah filosofi manajemen Jepang yang dikembangkan oleh Taiichi Ohno bagi pabrik Toyota.

(hlm.174)

38. Analisis MABA

(hlm.176)

Analisis Akhir

Analisis MABA adalah model yang ampuh untuk membantu perusahaan memprioritaskan peluang-peluang baru.

(hlm.178)

39. Model kompensasi Milkovich

(hlm.180)

Analisis Akhir

Ketika merancang, memeriksa, atau menerapkan sistem gaji, penting untuk mempertimbangkan budaya dan tahapan organisasi.

(hlm.181)

40. Konfigurasi Mintzberg

Gambaran Umum

Konfigurasi-konfigurasi organisasi ini membantu Anda untuk mengerti apa yang mendorong keputusan dan kegiatan dalam suatu organisasi.

(hlm.185)

41. Model Pembelian Monczka

Analisis Akhir

Model pembelian MSU menawarkan perspektif yang lebih luas dar pengadaan dibandingkan kebanyakan model pmbelian terkenal lainy.

(hlm.189)

42. Analisis nilai biaya overhead

Gambaran Umum

Model ini berfokus pada pengurungan dan optimalisasi aktivitas dan jasa tidak langsung dalam organisasi.

(hlm.193)

43. Manufaktur respons cepat

Gambar Umum

QRM berarti menanggapi kebutuhan pelanggan dengan merancang dan memproduksi produk yang disesuaikan dengan kebutuhan tersebut secara cepat.

Analisis akhir

Perbedaan antara QRM dan lean adalah yang terakhir bertujuan untuk mengurangi barang sisa yang tidak bernilai tambah (melalui program-program perbaikan yang berkesinambungan), sedangkan QRM berfokus untuk senantiasa mengurangi tenggang waktu melalui peningkatan kualitas, peningkatan keandalan, dan penghapusan barang sisa.

(hlm.196)

44. Senge–disiplin kelima

Gambaran Umum

Disiplin kelima adalah model yang dikembangkan oleh Senge (1990) dan mengembangkan lima disiplin ilmu yang diperlukan untuk menciptakan suatu organisasi belajar: penguasaan pribadi; model mental; visi bersama; pembelajaran tim; dan pola fikir sistem.

(hlm.197)

Cara Penggunaan

3. Model mental. Ini adalah ‘asumsi’, generalisasi, atau bahkan foto dan gambar yang tertanam dalam, yang memengaruhi cara kita memahami dunia dan memengaruhi tindakan.’

(hlm.200)

45. Six sigma

Gambran Umum

Six sagma adalah ukuran bagi jumlah maksimum cacat yang diperbolehkan dalam suatu sistem. Pada tingkat six sigma, 99,999998 persen dari semua produk harus dalam keadaan baik, yaitu harus berada dalam batas toleransi (tolerance limts). Artinya tidak ada lebih dari 3,4 kecacatan yang diproduksi dalam 1 juta kesempatan.

Para insinyur di Motorola memutuskan bahwa norma yang mereka gunakan, kecacatan per 1.000 unit, tidak tepat lagi.

(hlm.201)

Six sigma berargumen bahwa fokus pada pegurangan variasi akan memecahkan masalah proses dan bisnis.

Waktu Penggunaan

Filosofi six sigma menunjukkan bahwa manajemen puncak seharusnya tidak mensahkan proyek yang tidak memiliki target penghematan minimal $175.000.

(hlm.202)

Cara Penggunaan

Six sigma meliputi lima langkah: definisikan (define), ukur (measure), analisis (analyse), tingkatkan (improve), dan kendalikan (control), umurnya dikenal sebagai DMAIC.

(hlm.203)

CATATAN

1 SMART = Spesifik (Specific), Terukur (Measureable), Layak (Acceptable), Realistis (Realistic), dan Waktu yang spesifik (Time-spesific)

(hlm.204)

46. Model keunggulan EFQM

Analisis Akhir

Model keunggulan EFQM adalah alat yang diakui untuk meningkatkan efektivitas dan profesionalisme dan siklus kontrol perusahaan.

(hlm.208)

47. Teori kendala

Gambaran Umum

Inti dari teori kendala (theory of constraint–TOC) adalah bahwa keluaran dari keluaran dari setiap sistem produksi ditentukan oleh mata rantai yang paling lemah. Setiap sistem memiliki kendala yang mencegah perusahaan untuk memenuhi tujuan utamanya: memperoleh uang. Teori kendala menyatakan bahwa dengan menghilangkan kendala terbesar (bottleneck), keluaran dari seluruh sistem akan meningkat.

(hlm.209)

Waktu Penggunaan

  • Keluaran–perbedaan antara arus kas masuk dari keluar.
  • Investaris–semua sarana keuangan diinvestasikan dalam sistem untuk memperoleh aktiva, yang harus dijual.
  • Biaya operasional–semua biaya yang dibuat oleh sistem untuk mengubah persediaan menjadi keluaran (misalnya biaya tenaga kerja, biaya material, dan penyusutan.

Goldratt dan Cox berpendpatan bahwa untuk menghasilkan uang sebanayak mungkin, keluaran dari sistem harus sistem harus dimaksimalkan. Hasilnya adalah fokus operasional yang lebih ditunjukkan untuk meningkatkan keluaran dan waktu keluaran, daripada sekedar untuk mengurangi biaya.

(hlm.210)

Ada lima langkah dalam teori kendala:

1   Identifikasi kendala dalam sistem (identifikasika kendala).

2   Tentukan bagaimana kendala dapat dilanggar (eksploitasi kendala)

3  Membuat hal-hal lain sebagai pendukung keputusa yang dibuat pada langkah 2 (tempatkan proses
     lain di bawah kendala).

4   Memperkuat atau melanggar kendala dalam sistem (mengangkat kendala).

5   Setelah kendala dilanggar, kembali ke Langkah 1 (ulangi siklus).

(hlm.213)

Gambaran Umum

Vendor managed inventory (VMI) adalah suatu cara untuk mengoptimalkan kinerja rantai pasokan (supply chain) dimana pemasok bertanggung jawab untuk menjaga tingkat persediaan pengecer.

(hlm.213)

48.  Persediaan dikelola vendor (Vendor managed investor)

GanbaraN Umum

Vendor managed investory (VMI) adalah suatu cara untuk mengoptimalkan kinerja rantai pasokan (suply chain) di mana pemasok bertanggun jawab untuk menjaga tingjat persediaan pengencer.

Secara sederhana, pemasok diberi tugas untuk  menjaga agar  gudang pengecer penuh dengan produk-produk pemasok agar mereka bisa berfokus pada pertanyaan yang lebih penting yakni bagaimana cara menjual lebih banyak produk bagi konsumen akhir dengan cara yang lebih efisien. Ini mengubah fokus pemasok dari sebelumnya mengusahakan agar pengecer membeli lebih banyak jadi membantu pengencer untuk membeli lebih banyak jadi membantu pengencer untuk menjual lebih banyak.

(hlm.214)

VMI adalah praktek pengisian efisien yang memungkinkan pemasok untuk menanggapi permintaan tanpa efek bias dari keputusan pembelian di ritel (misalnya bulwhip effect).

WAKTU PENGGUNAAN

Akan tetapi, studi empiris dan simulasi menunjukkan bahwa VMI juga jauh lebih efisien daripada metode pengisian tradisional untuk produk volume rendah dengan variasi permintaan yang tinggi, meskipun pelaksanaan VMI dalam jenis lingkungan seperti ini lebih melelahkan.

[BAGIAN TIGA]

Model-model operasional

Model-model ini membantu dalam mengubah organisasi dan mengimplementasikan praktik-praktik terbaik. Sebagai tambahan, kategori ini mencakup model-model yang membantu untuk mengoptimalkan proses dan aktiivitas operasional. Model-model ini merujuk pada pernyataan ‘siapa, apa, dan kapan’ saat menganalisis dan mengimplementasikan organisasi yang luar biasa.

(hlm.221)

49. Balanced scorecard (BSC)

Gambaran Umum

Balanced scorecard (BSC) dikembangkan oleh Kaplan dan Norton pada tahun 1992 sebagai alternatif terhadap pendekatan pengukuran kinerja tradisional yang hanya berfokus pada indikator-indikator keuangan, dan murni didasarkan pada kinerja perusahaan di masa lalu.

Waktu Penggunaan

Balanced scorecard mengukur kinerja perusahaan dari empat perpektif: keungan; proses-proses bisnis internal; pembelajaran dan pertumbuhan; serta pelanggan.

(hlm.225)

50.       Peran-peran tim Belbin

Peranan berorientasi manusia Peranan berorientasi logis Peranan berorientasi tindakan
1. Koordinatior 4. Plant/pencipta/penemu 7. Pembentuk
2. Team worker 5. Pengamat/penilai 8. Pelaksana
3. Penyidik sumber daya 6. Spesialis 9. Finisher

(hlm.229)

51. Pentagram penetapan merek

Gambaran Umum

Pentagram penepatan merek adalah model yang membantu untuk menerjemahkan strategi perusahaan ke dalam kebijakan merek dengan menyebutkan prinsip-prinsip merek, ‘loading’ merek, memilih posisi yang diinginkan, dan menerjemahkan merek ke dalam tindakan sehari-hari.

(hlm.236)

53. Arus kas diskonto

Gambaran Umum

Ini adalah metode penelitian yang digunakan untuk memperkirakan daya tarik dari peluang investasi.

(sering kali menggunakan biaya rata-rata modal tertimbang)

(hlm.237)

Tingkat diskonto dapat diteentukan berdasarkan tingkat bebas risiko ditambah premi risiko.

Analisis Akhir

Model DCF kuat, tetapi memiliki kekurangan. DCF hanyalah sebuah alat penilaian mekanis, yang membuatnya tunduk pada aksioma ‘sampah masuk, sampah keluar’ (’garbage in, garbage out’). Perubahan-perubahan kecil dalam masukan dapat menghasilkan perubahan besar bagi nilai satu perusahaan, secara khusus, tingkat diskonto sangat sulit untuyk dihitung. Arus kas masa depan juga sulit diramalkan, terutama jika bagian terbesar dari arus masuk dari kas masa depan baru diterima setelah lima atau sepuluh tahun.

(hlm.239)

54. Kaizen/Gemba

Gambaran Umum

Kaizen secara harfiah berarti perubahan (kai) menjadi baik (zen.)

Waktu Penggunaan

Karyawan didorong untuk mengemukakn saran selama pertemuan mingguan (acara kaizen) bagi pengembangan kecil dan besar.

(hlm.241)

  • Seiri – kerapian. Pisahkan apa yang diperlukan dan tidak diperlukan untuk bekerja. Ini akan membantu untuk menyederhanakan pekerjaan.
  • Seiton – ketertiban. Anda dapat meningkatkan efisiensi dengan membuat keputusan-keputusan yang dipikirkan dengan saksama mengenai alokasi bahan, peralatan, file, dan lain-lain.
  • Seiso – kebersihan. Setiap orang harus membantu menjaga agar semuanya bersih, teratur, tampak rapi, dan menarik.
  • Seiketsu – standar pembersihan. Keteraturan dan instituonalisasi dalam menjaga agar semuanya bersih teratur sebagai bagian dari ‘manajemen visual’, adalah cara yan efektif bagi pengembangan yang berkelanjutan.
  • Shitsuke – disiplin. Tanggung jawab pribadi untuk hidup sampai keempat lainnya dari 5-S dapat membuat atau merusak keberhasilan pengaturan rumah tangga.

(hlm.244)

55. Peran-peran manajemen Mintzberg

Gambaran Umum

Pada awal abad kedua puluh, industrialis Prancis, Hendri Fayol, menggambarkan tugas manajer sebagai kombinasi dari pengorganisasian, koordinasi, perencanaan, pengendalian, dan kegiatan memerintah.

Interpersonal
Tokoh/Figur
Pemimpin
Penghubungan
Informasional
Pemantau
Penyebar
Juru Bicara
Pembuat keputusan
Pengusaha
Pengendalian gangguan
Pengalokasian sumber daya  
Negosiator  

(hlm.248)

56. Analisis manfaat risiko

(hlm.249)

Cara Penggunaan

Manajemen dan/atau analis harus membuat daftar pilihan-pilihan yang layak dan mafaat pontesialnya.

(hlm.251)

57. Analisis akar penyebab/analisis Pareto

Gambaran Umum

Analisis akar penyebab (root cause analysis – RCA) adalah kelas dari metode pemecahan masalah yang bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab dari suatu masalah atau peristiwa. Model ini berdasarkan pada diagram Ishikawa (juga diagram tulang ikan (fishbone diagram), atau diagram sebab dan akibat) yang diberi nama yang sama dengan penderinya, Kaoru Ishikawa (lihat Gambar 57.1). Diagram Ishikawa menunjukkan penyebab-penyebab dari peristiwa tertentu. Diagram ini pertama kali digunakanpada tahun 1960, dan dianggap sebagai salah satu dari tujuh alat dasar dari manajemen mutu, bersama dengan histogram, diagram Pareto, check sheet, diagram kendali, diagram alir, dan diagram pencar.

Cara Penggunaan

Analisis penyebab umunya menunjukkan bahwa 80 persen dari variasi ini disebabkan oleh 20 persen dari penyebab.

(hlm.254)

58. Enam topi berpikir De Bono

Topi
Putih
Merah
Hitam
Kuning
Hijau
Biru

Enam topi berpikir De Beno

(hlm.258)

59. Siklus Deming: Rencanakan-Kerjakan-Cek
Tindak lanjuti

Gambaran Umum

Siklus Deming atau siklus Rencanakan (Plan) – Kerjakan (Do) – Cek (Check) – Tindak lanjuti (Act) (siklus PDCA) dapat digunakan sebagai metode untuk penataan proyek-proyek pengembangan. Siklus ini mengacu pada urutan logis dari empat langkah berulang bagi pengembangan dan pembelajaran yang berkelanjutan: rencanakan, kerjakan, cek, dan tindak lanjuti.

(hlm.260)

Cara Penggunaan

1. Rencanakan

  • Apa yang ingin kita capai?
  • Bagaimana hal ini dapat dihubungkan dengan tujuan yang lebih tinggi dari organisasi kita?
  • Siapa yang/akan terpengaruh?
  • Di mana itu akan terjadi?
  • Bagaimana prosedurnya langkah-demi-langkah?
  • Bagaimana kita bisa mengukur pengembangan, jika bisa?

2. Kerjakan

Saat melaksanakan rencana ini, Anda harus mengambil langkah-langkah kecil dalam kondisi terkontrol agar dapat menghubungan pengembangan (atau kegagalan) dengan perubahan-perubahan yang direncanakan dalam kegiatan ini.

3. Cek

Cek hasil percobaan Anda. Apakah hasil yang diinginkan tercapai? Jika tidak, mengapa tidak?

4. Tindak lanjuti

Ambil tindakan untuk menstadarisasi proses yang memberikn hasil yang di harapkan, atau dalam kasus di mana hasilnya terbukti tidak seperti yan di harapkan, gunakanlah pengalaman itu sebagai masukan untuk upaya-upaya pengembangan baru.

(hlm.262) 

60.  Pemetaan aliran nilai

Gambaran Umum

Lean berfokus pada penambahan nilai bagi pelanggan dan menghilangkan langkah-langkah yang tidak menambah nilai (pemborosan).

 

 

Business Model Navigator

dari Shana Lebowitz

Berikut ini adalah kutipan-kutipan yang saya kumpulkan dari buku Business Model Navigator oleh Oliver Gassmann, Karolin Frankenberger, Michaela Csik.

Tanpa harus membacanya semua, Anda mendapatkan hal-hal yang menurut saya menarik dan terpenting.

Saya membaca buku-buku yang saya kutip ini dalam kurun waktu 11 – 12 tahun. Ada 3100 buku di perpustakaan saya. Membaca kutipan-kutipan ini menghemat waktu Anda 10x lipat.

Selamat membaca.

Chandra Natadipurba

===

BUSINESS

MODEL NAVIGATOR

55 Model Bisnis Unggulan yang Akan Mengubah Bisnis Anda

Oleh Oliver Gassmann, Karolin Frankenberger, Michaela Csik

Alih bahasa: Suryo Waskito

Diterbitkan pertama kali dalam bahasa Indonesia oleh

Penerbit PT Elex Media Komputindo

Kelompok Gramedia- Jakarta

Anggota IKAPI, Jakarta

716060567

ISBN: 978-602-02-8367-8

Cetakan pertama: April, 2016

Cetakan kedua: Juni, 2017

Cetakan ketiga: Juli, 2018

(hlm.1)

[BAGIAN SATU]

CARA MENJALANKAN INOVASI MODEL BISNIS

(hlm.5)

  1. APA YANG DIMAKSUD DENGAN MODEL BISNIS DAN MENGAPA HARUS INOVATIF?

Perusahaan-perusahaan besar seperti Agfa, AEG, American Airlines, Lehman Brothers, DEC, Grundig Loewe, Nakamichi, Nixdorf Computer, Motorola, Nokia, Takefuji, Triumph, dan Kodak tiba-tiba hilang dari peredaran setelah meraih kesuksesan selama beberapa dekade. Apa yang salah? Jawabannya sederhana, walaupun menyakitkan. Perusahaan-perusahaan tersebut gagal menyesuaikan model bisnis mereka dengan lingkungannya yang senantiasa berubah

(hlm.7)

Era Inovasi model bisnis

Gambar. 1.1 model bisnis yang baru membuat potensi inovasi tambahan menggungguli inovasi produk dan proses

Penelitian yang dilakukan oleh BCG menunjukan bahwa dalam waktu lima tahun, perusahaan yang berinovasi dalam mode bisnisnya mendapatkan laba 6% lebih tinggi daripada perusahaan kontemporer yang berinovasi dalam produk dan prosesnya. Terlebih lagi, 14 dari 25 perusahaan paling inovatif di seluruh dunia merupakan inovator model bisnis

(hlm.9-10)

Elemen model bisnis

  1. Pelanggan– siapa konsumen yang dituju?
  2. Proposisi nilai– apa yang ditawarkan kepada pelanggan?
  3. Rantai nilai- bagaimana cara menghasilkan penawaran tersebut?
  4. Mekanisme laba- mengapa model bisnis itu menghasilkan laba?

(hlm.11)

Kami menyebutnya sebagai “segitiga ajaib” karena penyesuaian di satu sudut (contohnya, mengoptimalkan perolehan pemasukan di kiri bawah) akan mengharuskan Anda untuk menyesuaikan dua sudut lainnya.

(hlm.14)

Tantangan inovasi model bisnis

Pemikiran utama dalam pendekatan porter ini adalah untuk menganalisis industri secara detail agar dapat menempatkan sebuah perusahaan secara optimal dan sejajar dengan pesaing-pesaingnya, sehingga di dapat keunggulan daya saingnya.

(hlm.17)

Tantangan Pertama: Berpikir di luar logika yang dominan di bidang usahanya

            Hanya beberapa gelintir perusahaan saja, seperti Nestle, yang secara sistematis menganalisis pertanyaan yang diajukan oleh para pendatang baru yang berlatar belakang bidang industri yang berbeda tersebut dan menganggapnya sebagai sumber ide baru.

(hlm.18)

Teknologi MP3, yang dikembangkan oleh Fraunhofer Institute pada tahun 1982, menjadi bagian penting yang memudahkan orang untuk berbagi file musik dan ini tidak pernah terbayangkan pada tahun 1990-an

(hlm.19)

            Salah satu contoh perusahaan yang berhasil dalam mengalahkan logika industri dominan adalah StreetLine, yang dibelakang nya ada keterlibatan IBM secara rahasia. Industri tempat parkir terkenal dapat menghasilkan omzet sebesar 25 miliar dolar, dan tentunya minim inovasi. StreetLine melengkapi ribuan tempat parkir di Amerika Serikat (bahkan hingga Jerman) dengan sensor yang hemat energi dan hemat biaya untuk menunjukan apakah tempat parkir tersebut kosong atau ada mobil yang terpakir di situ, dan jika ada mobil, apakah mobil itu berhenti atau bergerak. Sensor tersebut mengirimkan sinyal menggunakan jaringan wireless mesh ke pemancar yang terpasang pada lampu penerangan jalan. Kemudian sinyal tersebut diteruskan ke internet dan aplikasi yang sesuai secara realtime.

(hlm.24)

Tantangan Ketiga: Tidak memiliki alat bantu

Land, dalam laporannya, pada tahun 1993 menulis: “Kami menyimpulkan bahwa perilaku non-kreatif itu berasal dari pembelajaran.”

(hlm.26)

Contohnya, publik jarang mengetahui bahwa Steve Jobs tidak menemukan iPod atas jerih payahnya semata. Tony Fadell, seorang pakar IT paruh waktu, mengembangkan konsep iPod dan iTunes kemudian memperkenalkan konsep itu kepada Apple. Lalu, sebuah tim beranggotakan 35 orang membuat prototipe perdana berdasarkan panduan Apple, biro desain IDEO, Connetix, General Magic, WebTV, dan Philips.

(hlm.29)

  • NAVIGATOR MODEL BISNIS

Analisis yang dilakukan pada sekitar 40.000 paten menunjukan bahwa masalah teknis yang ditemukan di berbagai industri dapat dipecahkan dengan menerapkan beberapa prinsip sederhana.

(hlm.33)

Alat Cukur & Silet

Konsep utama di balik pola Alat Cukur & Silet ini (Gambar 2.3, dan baca juga Bagian Dua buku ini pada halaman 342) adalah menawarkan produk utama kepada pelanggan dengan harga murah atau bahkan gratis, lalu menjual komponennya yang habis pakai dengan margin yang sangat tinggi (apa dan mengapa),. Untuk memastikan agar pelanggan kembali membeli di perusahaan aslinya, produsen harus memerlukan hak paten atau branding yang mumpuni (bagaimana).

(hlm.34)

Perusahaan tersebut menjual lagu, software, dan e-book dengan harga murah namun hardware yang diperlukan untuk menggunakan item-item tersebut seperti iPod, iPhone, atau iPad dijual mahal.

(hlm.37)

Persiapan: Menganalisis lingkungan Anda

Herbert Simon, pemenang Hadiah Nobel atas karyanya di bidang rasionalisasi terikat, mengatakan bahwa pemecahan masalah tidak hanya melibatkan pencarian alternatif tetapi juga penemuan masalahnya.

(hlm.40-41)

            Model bisnis Anda dapat digambarkan berdasarkan empat dimensi utama, yaitu siapa-apa-bagaimana-mengapa. Pertanyaan di bawah ini dapat membantu Anda menyelesaikan tugas ini:

  • Siapa? (Pelanggan)
  • Apa? (Proposisi nilai)
  • Bagaimana? (Rantai nilai)
  • Mengapa? (Mekanisme laba)

(hlm.43)

Pelanggan Kita

            Salah satu contohnya adalah Starbucks, yang langsung memahami bahwa pelanggan tidak sekadar ingin minum kopi, tetapi mereka juga ingin menikmati tempat yang nyaman untuk menikmati kopi.

(hlm.45)

Mitra Kita

            BÜhler adalah perusahaan terbaik di dunia dalam bidang rekayasa teknik pemrosesan dan tentunya juga menjadi yang terbaik di Eropa, khususnya dalam hal teknologi produksi dan layanan pengembangan produk di industri makanan dan material lanjutan.

(hlm.56)

Skenario global

Kebanyakan model bisnis dapat meraih kesuksesan karena bisa menjawab tren-tren sosial yang signifikan. Hal ini disimpulkan dari survey global yang dilakukan oleh kolega kami, Peter Maas, untuk memprediksi tahun 2050:

  1. Masyarakat yang berorientasi pada pengetahuan.
  2. Jaringan dan keterkaitan.
  3. Sentralisasi.
  4. Pelarian.
  5. Kekurangan sumber daya.
  6. Pencarian identitas.
  7. Keamanan.
  8. Pengelolaan sendiri.
  9. Perubahan kependudukan.

(hlm.79)

Studi Kasus Hilti

Langkah ini diambil untuk menjawab permintaan pelanggan yang ingin “membeli hasil, bukan membeli alat” (seperti yang diungkapkan oleh CEO Hilti pada waktu itu).

(hlm.89)

  • MANAJEMEN PERUBAHAN

(hlm.98)

Sindrom Perokok Berat

Tentu saja, kebanyakan perusahaan dapat bergerak lebih cepat daripada Gereja Katolik yang, dengan jumlah anggotanya yang lebih dari semiliar, menjadi institusi terbesar sedunia.

(hlm.115)

[BAGIAN DUA]

55 MODEL BISNIS JITU DAN MANFAATNYA UNTUK ANDA

  1. ADD-ON Biaya ekstra untuk layanan atau produk tambahan

(hlm.120)

INOVATOR

“Ada tiga hal penting dalam bisnis: biaya, biaya dan biaya. Sisanya akan Anda pelajari di sekolah bisnis.”

(hlm.121)

Alasannya seperti ini: Bagian utama semua mesin kendaraan bermotor adalah Electronic Control Unit-nya (ECU), yang merupakan gabungan antara hardware dan software yang harus disesuaikan dengan setiap tipe mesin dan kendaraannya.

(hlm.155)

7. PENJUALAN SILANG

Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui

RIWAYAT

Shell menggunakan jaringan SPBU-nya untuk menjual aneka produk yang tidak banyak berhubungan dengan bisnis misyak, seperti produk eceran sehari-hari.

(hlm.166)

  1. CROWDSOURCING

Mendelegasikan kepada publik

INOVATOR

            Contoh lainnya adalah Innocentive, yaitu platform Crowdsourcing yang diluncurkan oleh sebuah perusahaan farmasi global asal Amerika, Eli Lily..

(hlm.179)

  1. DIGITALISASI

Mengubah produk fisik menjadi produk digital

(hlm.183)

Digitalisasi

            Contoh lainnya adalah Jones International University, sebuah perguruan tinggi di AS yang berorientasi laba. Perguruan tinggi ini menawarkan jenjang pendidikan dan bisnis secara online, pada tahun 1999, universitas ini menjadi perguruan tinggi pertama di AS yang mendapatkan akreditasi untuk perkuliahan dan administrasi yang dilakukan sepenuhnya secara online.

(hlm.199)

14. MENJUAL PENGALAMAN

Produk yang berkesan di hati bagi pembeli

(hlm.200)

RIWAYAT

Film berjudul Easy Rider, yang diluncurkan pada tahun 1969, memberi peluang besar bagi Harley-Davidson untuk mengasosiasikan kebebasan tanpa ikatan dengan motor Harley Davidson. Merk rokok marlboro buatan Philip Morris juga menggunakan keterkaitan antara kebebasan tanpa batas dan petualangan yang ditampilkan oleh koboi “Marlboro Man” untuk menjual produk rokok tersebut.

(hlm.233)

20. JAMINAN KESIAPAN

Memastikan produk selalu siap pakai

(hlm.234)

RIWAYAT

Pada zaman Tiongkok kuno, dokter atau Tabib dibayar bukan untuk menyembuhkan pasien, namun untuk menjaga kesehatannya. Selain itu, keahlian seorang tabib diukur dari jumlah orang sehat yang menjadi tanggung jawabnya. Sebuah pepatah Tiongkok berbunyi, “Dokter yang hebat mencegah penyakit, dokter yang biasa-biasa saja mengobati gejala penyakit, dokter yang buruk mengobati penyakit”.

(hlm.244)

22. PENCITRAAN BAHAN

Merek dalam merek

(hlm.247)

INOVATOR

WL Gore & Associate, perusahaan asal Amerika Seikat yang berdiri sejak tahun 1958, berhasil menerapkan pencitraan Bahan untuk memasarkan produk membran Gore-Tex buatannya.

(hlm.331)

37. ANTARINDIVIDU

Transaksi anatara satu orang dan orang lainnya

(hlm.335)

Lini Masa Pola Bisnis Antarindividu

TIGER 21 mengenakan biaya keanggotaan sebesar US$30.000 per tahun yang sudah termasuk biaya pertemuan kelompok, ceramah ahli, dan akses ke komunitas di dunia maya.

(hlm.420)

53. SUPERMEWAH

Membayar lebih untuk mendapat lebih

(hlm.423)

Semua model mobil buatan Lamborghini dinamai dengan nama ras banteng Spanyol (yaitu Diablo, Gallardo, Murcielago), kecuali Countach, yang merupakan seruan khas Piedmont yang berarti “terbaik dari yang terbaik” (best of the best).

(hlm.430)

55. TANPA MEREK

Strategi merek sendiri

(hlm.433)

INOVATOR

Hasilnya, Foxcorn dapat memperkaya keahliannya di bidang komputer berkat model bisnis ini, serta memegang lebih kurang 20.000 hak paten, mempekerjakan hampir sejuta pegawai, dan memperoleh pendapatan lebih dari US$110 miliar pada tahun 2011

(hlm.461)

[BAGIAN TIGA]

SUDAH SELESAI MEMBACA?AYO KITA KERJAKAN!

(hlm.463-465)

10 Saran untuk Menjalankan Inovasi Model Bisnis Anda

  1.  Dapatkan dukungan dari manajemen tingktas atas.
  2. Bentuklah tim yang heterogen.
  3. Bersiaplah menghadapi perubahan dan terbukalah dalam menerima ilmu dari pihak lain.
  4. Hadapi logika dominan yang ada dalam bidang usaha Anda menggunakan pola model bisnis ini.
  5. Ciptakan budaya keterbukaan.
  6. Gunakan pendekatan yang dilakukan menggunakan siklus berulang.
  7. Jangan berlebihan dalam memperhitungkan contoh bisnis.
  8. Batasi risiko dengan membuat prototipe.
  9. Berikan konteks yang sesuai agar model bisnis baru Anda berhasil berkembang.
  10. Kelola proses perubahan itu secara aktif.

 

Business Model Generation

Alexander Osterwalder & Yves Pigneur

Berikut ini adalah kutipan-kutipan yang saya kumpulkan dari buku Business Model Generation oleh Alexander Osterwalder & Yves Pigneur.

Tanpa harus membacanya semua, Anda mendapatkan hal-hal yang menurut saya menarik dan terpenting.

Saya membaca buku-buku yang saya kutip ini dalam kurun waktu 11 – 12 tahun. Ada 3100 buku di perpustakaan saya. Membaca kutipan-kutipan ini menghemat waktu Anda 10x lipat.

Selamat membaca.

Chandra Natadipurba

===

BUSINESS MODEL GENERATION

Pedoman bagi para Visioner, Penggerak Perubahan, dan Pendobrak

Ditulis oleh Alexander Osterwalder & Yves Pigneur

Cetakan ke-XI: November 2017 (ed. 2017)

(hlm. 5)

Jadi, inovasi model bisnis adalah tentang penciptaan nilai bagi perusahaan, pelanggan, dan masyarakat.

(hlm. 7)

Berinvestasi ke perusahaan yang salah dengan model yang salah dapat membebani klien jutaan euro dan merusak reputasinya. Memahami model bisnis yang baru dan inovatif menjadi bagian terpenting dalam pekerjaannya. Ia bertindak melampaui analitis finansial biasa dan membandingkan model-model bisnis untuk mengenali perbedaan-perbedaan strategis yang dapat memberikan keunggulan kompetitif.

BAB I

Kanvas

Definisi Model Bisnis

(hlm. 14)

Bagaimana organisasi menciptakan, memberikan, dan menangkap nilai.

Customer Segments

(hlm. 20)

Suatu organisasi harus memutuskan segmen mana yang dilayani dan mana yang diabaikan.

Value Proportion

(hlm. 22)

Proposisi Nilai adalah alasan yang membuat pelanggan beralih dari satu perusahaan ke perusahaan lain. Proposisi Nilai dapat memecahkan masalah pelanggan atau memuaskan kebutuhan pelanggan.

Revenue Streams

(hlm. 30)

Perusahaan harus bertanya kepada dirinya sendiri, untuk nilai apakah masing-masing Segmen Pelanggan benar-benar bersedia membayar?

Key Resources

(hlm. 35)

Manusia

Perusahaan farmasi seperti Novartis sangat bergantung pada sumber daya manusia: Model bisnisnya sangat bergantung pada sepasukan ilmuwan berpengalaman dan jumlah tenaga penjualan yang besar dan terlatih.

BAB II

Pola

Transportasi Industri Penerbitan Buku

(hlm. 71)

Model Baru

Lulu.com mengubah model penerbitan konvensional yang berpusat pada buku terlaris dengan memungkinkan semua orang menerbitkan buku.

Model Bisnis Google

(hlm. 80)

Inti model bisnis Google adalah Proposisi Nilai yang memberikan teks iklan global yang sangat terarah melalui Web.

Wii versus PSP/Xbox

Pola Sama, Fokus Berbeda

(hlm. 83)

Fokus Wii

Nintendo menghasilkan keuntungan dari setiap console yang terjual kepada konsumen dan mengantongi royalti dari pengembang game.

Iklan: Model Platform

Bersisi-Banyak

(hlm. 92)

Meminimasi biaya dengan memangkas tim penyunting untuk menghasilkan harian yang “cukup bagus” dibaca para komuter.

Surat Kabar:

Gratis atau Berbayar?

(hlm. 93)

Salah satu industri yang hancur karena dampak dari GRATIS adalah penerbit surat kabar. Terjepit antara konten Internet yang tersedia secara gratis dan surat kabar gratis, beberapa harian konvensional pun dinyatakan bangkrut.

Misalnya, penyedia berita True/Slant (trueslant.com) mengumpulkan hasil kerja lebih dari 60 jurnalis pada satu situs, yang masing-masingnya adalah pakar di bidang yang spesifik.

Freemium: Menerima Gratis untuk Fasilitas Dasar, Membayar untuk Lainnya

(hlm. 96)

Istilah “freemium” diciptakan oleh Jarid Lukin dan dipopulerkan oleh pengusaha kapitalis Fred Wilson dalam blog-nya.

Hal ini memungkinkan karena rendahnya biaya marginal melayani tambahan pengguna gratis.

Model Asuransi:

Berkebalikan dengan Freemium

(hlm. 100)

Dalam model freemium sebagian kecil pelanggan yang membayar untuk layanan premium menyubsidi sebagian besar pelanggan gratis. Model asuransi benar-benar berkebalikan. Model ini merupakan model freemium terbalik. Dalam model asuransi, sebagian besar pelanggan membayar biaya reguler dalam jumlah kecil untuk melindungi dirinya dari peristiwa yang tidak diinginkan tetapi secara finansial mematikan. Singkatnya, sebagian besar pelanggan menyubsidi sekelompok kecil orang yang benar-benar mengajukan klaim. Setiap pelanggan berbayar dapat menjadikan salah satu dari kelompok yang mendapatkan manfaat kapan saja.

Umpan dan Kail

(hlm. 105)

Pabrikan semacam HP, Epson, dan Canon secara khusus menjual printer dengan harga yang sangat murah, tetapi mendatangkan margin besar untuk penjualan isi tinta berikutnya.

Procter & Gamble:

Terkoneksi dan Berkembang

(hlm. 112)

P&G mencari pengetahuan dari para pensiunan melalui YourEncore.com, platform yang diluncurkan perusahaan secara spesifik untuk bertindak selaku “jembatan” inovasi terbuka ke dunia luar.

Sang Penghubung:

Innocentive

(hlm. 114)

Semua perusahaan yang memasang tantangan inovasi mereka pada situs Web InnoCentive disebut “pencari”. Mereka menghargai pemecah masalah yang sukses dengan hadiah uang tunai berkisar antara $5.000 dan $1.000.000. Ilmuwan yang berusaha menemukan solusi untuk masalah-masalah yang terpasang di sana disebut “pemecah”.

BAB III

Desain

Kekuatan Pertanyaan “Bagaimana Jika”

(hlm. 141)

…maskapai tidak membeli mesin untuk pesawat mereka, tetapi membayar untuk setiap jam mesin bekerja? Cara itulah yang digunakan Rolls-Royce untuk mengubah dirinya dari pabrikan Inggris yang merugi menjadi perusahaan yang menjadi penyedia mesin jet terbesar kedua di dunia.

BAB IV

Strategi

Penilaian Gambaran Besar: Amazon.com

(hlm. 214)

Kekuatan Amazon.com adalah jangkauan pelanggan yang luar biasa dan besarnya ragam produk yang dijual. Biaya utama perusahaan terletak pada aktivitas-aktivitas yang menjadi keunggulan perusahaan, yaitu pemenuhan pesanan ($745 juta, atau 46,3 persen dari biaya operasional) dan teknologi serta konten ($451 juta, atau 28,1 persen dari biaya operasional). Kelemahan utama model bisnis Amazon.com adalah margin yang kecil, karena mengutamakan penjualan produk-produk dengan harga murah dan margin rendah seperti buku, CD musik, dan DVD. Sebagai online, Amazon.com mencetak penjualan sebesar $8,5 miliar pada tahun 2005 dengan margin bersih hanya 4,2 persen. Pada saat yang sama, Google menikmati margin bersih 23,9 persen dari penjualan senilai $6,1 miliar dan eBay mencapai margin bersih 23,7 persen dari penjualan sebesar $4,6 miliar.

Artikel Terkait

Standar Global untuk Menentukan Kualitas Manajemen Suatu Perusahaan

Kuisioner Survey untuk Menentukan Apakah Organisasi Anda Berstandar Global

Teori Ekonomi yang Terbukti Berguna untuk Mengelola Perusahaan

error: Content is protected !!